Fakta-fakta Misteri Tintin dan Karya Herge yang Bikin Pembaca Komik Terbuai dalam Petualangan

Ini merupakan komik legendaris karya Herge alias Georges Remi dari Belgia (1907-1983). Siapa sebenarnya Tintin?

Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko | Editor: Duanto AS
Instagram/tintin.signe.herge
Adventures of Tintin 1946 dan 1966 

Ini merupakan komik legendaris karya Herge alias Georges Remi dari Belgia (1907-1983). Siapa sebenarnya Tintin?

TRIBUNJAMBI.COM - Seri Adventures of Tintin atau Petualangan Tintin merupakan satu di antara komik terlaris di dunia.

Tentu kamu penah membaca komik atau menonton film berjudul Adventures of Tintin.

Sebutlah judul komik Rahasia Kapal Unicorn, Tongkat Raja Ottokar atau Cerutu Sang Faraoh, dan lain-lain.

Bagi yang belum tahu, Ini merupakan komik legendaris karya Herge alias Georges Remi dari Belgia (1907-1983).

Sampai saat ini sudah puluhan puluhan seri Petualangan Tintin yang diterbitkan dalam berbagai bahasa di dunia, termasuk Bahasa Indonesia.

Siapa sebenarnya Tintin?

Selain Shah Rukh Khan, Berikut Artis India yang Juga Menjalani Puasa Ramadhan

Spoiler One Piece Chapter 979 Terbaru Baca Komik Manga Online, Siapa Anak Kaido Sebenarnya?

Sosok Tintin menginspirasi banyak anak kecil di berbagai penjuru dunia.

Kisahnya memunculkan jiwa petualangan bagi anak-anak yang pernah membaca komiknya.

Dalam Adventures of Tintin atau Petualangan Tintin, diceritakan tokoh bernama Tintin merupakan seorang wartawan sering memecahkan banyak misteri dan teka-teki.

Petualangan Tintin, bahasa Prancis: ''Les Aventures de Tintin et Milou'', merupakan serial komik yang diciptakan Herge, seorang artis dari Belgia.

Hergé adalah pseudonim dari Georges Remi (1907–1983) yang dituliskan menjadi RG (dibaca sebagai Hergé dalam bahasa Prancis).

Dalam catatan sejarah, serial ini pertama kali muncul dalam bahasa Prancis sebagai lampiran bagian anak-anak dari koran Belgia, Le Vingtième Siècle pada 10 Januari 1929.

Petualangan Tintin sendiri menampilkan beberapa pemain yang saling melengkapi satu sama lainnya.

Dari tahun ke tahun, serial ini menjadi bacaan favorit dan bahan kritikan dari para kritikus selama lebih dari 70 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved