Dampak Corona di Jambi

BREAKING NEWS Diminta Putar Balik, Sopir Travel Bungo-Jambi Adu Mulut vs Petugas di Jalan Lintas

Tidak terima diminta putar balik, supir travel jurusan Bungo - Jambi beradu argumen dengan petugas saat diberhentikan di Jalan Lintas Sumatra, Tebo

Tribunjambi.com/Darwin Sijabat
Petugas memeriksa suhu tubuh penumpang travel yang diminta putar balik. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Tidak terima diminta putar balik, supir travel jurusan Bungo - Jambi beradu argumen dengan petugas saat diberhentikan di Jalan Lintas Sumatra, Kabupaten Tebo

Pemeriksaan para penumpang hingga diminta untuk putar balik oleh petugas.

Seorang sopir travael minibus jurusan Bungo - Jambi, yang terjaring razia oleh petugas pos pengamanan operasi ketupat di Jalan Lintas Sumatera KM 12, Kabupaten Tebo

Hal itu menyebabkan sopir dan petugas sempat beradu argumen, karena petugas melarang sopir travel melintas karena ada larangan mudik oleh pemerintah. Sedangka sopir mengklaim jika tidak bekerja akan menganggur.

Polisi Segel Pangkalan Gas LPG 3 Kg di Desa Pembengis Tungkal Ilir Diduga Penyalurannya tidak Sesuai

Heboh Ulah Oknum RT, Potong BLT Warga Demi Uang Rokok

PDP di Kabupaten Merangin Meningkat, Puluhan Warga Jalani Rapid Test, 6 Orang Positif, Total Jadi 21

Hendra, Supir Travel itu mengaku ada sekitar tujuh penumpang dari Bungo menuju Jambi. Bahkan diakuinya PO yang berkantor di Kabupaten Bungo belum ada melarang sopir beroperasi di dalam Provinsi Jambi.

Sedangkan untuk keluar provinsi jambi memang ada larangan.

"Kalau dari Dinas Perhubungan Bungo belum ada (melarang). Kalau ke Sumatera Barat tidak boleh, kalau masih di Jambi boleh, soalnya kita kan antar kota dalam provinsi bukan antar provinsi," katanya.

Sebelum melanjutkan perjalanannya, mini bus yang dikendarai oleh Hendra tersebut pun sempat tertahan di Pos Pam Kecamatan Tebo Tengah sekitar beberapa menit.

Pemeriksaan kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Sumatera, Tebo oleh petugas
Pemeriksaan kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Sumatera, Tebo oleh petugas (Tribunjambi.com/Darwin Sijabat)

Sementara itu, Ipda Umar Ibrohi, Selaku Kepala Pos Pengamanan Operasi Ketupat mengatakan sesuai petunjuk dari atasan maka travel tersebut diperbolehkan melintas.

Selain itu dia juga mengaku belum ada di temukan masyarakat yang melakukan mudik melintas di Kabupaten Tebo.

"Mereka dipersilahkan berangkat karena mereka (penumpang) ada keperluan untuk melengkapi kebutuhan sehari," ujarnya. 

Selama razia pemudik berlangsung, tidak ditemukan pemudik yang melintas Tebo, dan penumpang, serta sopir yang melintas dan yang membawa logistik di tes termogan dan hasilnya tidak ada panasnya yang terlalu tinggi. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved