Berita Internasional
Pilot-pilot Negeri Yahudi Kewalahan, Korut Kirim Penerbang Terbaiknya Bantu Mesir, Duel Udara 1 vs 2
Pilot-pilot Negeri Yahudi Kewalahan, Korut Kirim Penerbang Terbaiknya Bantu Mesir, Duel Udara 1 vs 2
TRIBUNJAMBI.COM - Dalam informasi dan seluk beluk negaranya, Korea Utara menjadi salah satu negara paling tertutup di dunia.
Selama berpuluh-puluh tahun, dinasti Kim memimpin Korea Utara dalam kediktatoran.
Namun siapa sangka, Korea Utara berperang bersama koalisi negara Arab melawan Israel perang Yom Kippur 1973.
• Dikabarkan Meninggal Setelah 20 Hari Absen, Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un Resmikan Pabrik Pupuk
• Ada Kapal Mewah di Kota Wonsan, Jadi Bukti Keberadaan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un?
• Heboh Beredar Gambar Kim Jong Un Terbaring dalam Peti Mati, Benarkah Pemimpin Korea Utara Meninggal?
Saat itu, Korea Utara 'meminjamkan' pilot tempurnya sebanyak 20 personel kepada Koalisi Arab untuk digunakan berperang melawan jet tempur Israel.
Pilot-pilot yang dikirim Korut tersebut amat terlatih mengawaki MiG-21 dan sudah mengantongi 2.000 jam terbang.
Inilah kesaksian 2 pilot jet tempur Israel yang terlibat dogfight (perang udara antarpesawat terbang dalam jarak pendek secara visual) dengan pilot jet tempur Korea Utara pada 1973.
• 258 Mahasiswa UNS Diwisuda secara Online di Tengah Pandemi Melalui aplikasi Webex Meet
• 16 Perwira Tinggi Dimutasi Saat Pandemi, Ini Daftar Anggota yang Jabatannya Diganti Panglima TNI
Testimoni kedua pilot Israel ini diterbitkan dalam buku berjudul: Hammers Israel’s Long-Range Heavy Bomber Arm: The Story of 69 Squadron.
Lalu artikel dogfight pilot Israel kontra pilot Korea Utara ini diterbitkan Dario Leone di situs theaviationgeekclub.com, berjudul: The Unknown Story of The Israel F-4S That Dogfighted With North Korean Mig-25S During The Yom Kippur War.
Perang Yon Kippur meletus Oktober 1973 dan skuadron MiG-21 Korea Utara bermarkas di Bir Arida untuk mempertahankan area di selatan Mesir.
• Rumah Kos di Talang Banjar Disatroni Pencuri, Pintu dan Gembok Tidak Rusak, Sejumlah Barang Raib,
• Penyebar Foto Hoax Penutupan Jalan Kerinci-Bangko Diamankan Polisi, Ternyata Dapat dari Google
Namun pilot MiG-21 Korea Utara bertemu jet tempur Israel, 6 Desember 1973.
Saat itu, dua jet tempur MiG-21 Korea Utara bertemu dua jet tempur F-4S Phantom Israel yang diterbangkan pasangan Shadmi-Gur dan Shpitzer-Ofer.
"Kami diberi pengarahan singkat: sesuatu sedang terbang di selatan, pergi ke sana. Tidak ada rincian lebih lanjut."
• Link Live Streaming Doa Rosario Umat Katolik dari Komsos Paroki St Gregorius Agung Jambi Pukul 19.00
• Kekayaan Nikita Mirzani Tembus Rp1 Triliun, Ivan Gunawan Tidak Terkejut, Karena Tahu 2 Rahasia Nyai
"Kami adalah bagian dari operasi skala besar, dan misi kami adalah berpatroli."
"Langit tidak cerah; visibilitasnya tidak bagus, mendung dan berkabut," kata Gur dalam buku tersebut
"Kami berpatroli untuk waktu yang lama, dan kami sudah kehabisan bahan bakar ketika kami vektor masuk dan keluar, terbang ke barat ke Mesir, berbelok ke barat laut dan keluar. Kami tidak terlalu dalam masuk ke Mesir tapi kami melakukannya beberapa kali.
• 354 Peserta Ikuti SKPP Bawaslu Provinsi Jambi Secara Daring
• Daftar Perwira TNI AL dan AU yang Berpeluang Jadi KSAL dan KSAU, Cek Daftar Mutasi Terbaru
Kemudian kami disuruh mencari target; radar kami tidak berfungsi dengan baik dalam pencarian tinggi ke rendah.