Begini Cara Ajarkan Anak Puasa Ramadan, Bisa dengan Memberi Contoh

Anak-anak memang tidak diwajibkan untuk berpuasa. Namun, sebaiknya sejak kecil anak-anak dilatih untuk berpuasa di bulan Ramadan.

Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
ist
Smart mom Kiki Bakri mengajarkan mengaji pada anaknya. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Anak-anak memang tidak diwajibkan untuk berpuasa. Namun, sebaiknya sejak kecil anak-anak dilatih untuk berpuasa di bulan Ramadan.

Tujuannya ketika anak sudah diwajibkan berpuasa ia pun bisa menjalankan puasa dengan baik. Tentunya belajar puasa dengan bertahap dan perlahan.

Sebagai guru pertama bagi anak-anak tentunya memberikan pengertian mengenai apa itu puasa. Namun sebelum itu tentu saja mencontohkan bagaimana puasa dilaksanakan karena pada hakikatnya anak-anak melakukan apa yang dicontohkan bukan yang dikatakan.

Seperti smart mom Kiki Bakri yang berprofesi sebagai wirausaha mengajarkan anaknya Ratu Riskita Auliah (10) berpuasa dengan mencontohkan terlebih dahulu.

Harga Bahan Pokok di Swalayan di Kota Jambi Stabil, Harga Gula Masih Rp 16 Ribu

Pekan Pertama Ramadan, Harga Cabai hingga Tepung Terigu di Jambi Mulai Merangkak Naik

Antisipasi Situasi Terburuk, Pemkot Jambi Latih Relawan Tangani Jenazah Covid-19

“Mulai dari mengajak anak untuk sahur, sampai sebelum waktu magrib tidak boleh makan dan minum. Selain itu juga memperbanyak ibadah seperti mengaji dan bersedekah,” ungkap istri dari Komari Ari Sadewo ini.

Sebagai orangtua ia tidak memaksakan anak untuk berpuasa. Sejak usia enam tahun mulai puasa setengah hari dan ditahun selanjutnya berhasil puasa satu hari penuh.

“Sebagai orangtua tentunya memberi dukungan. Kalau bulan Ramadan kan semua orang berpuasa sehingga dengan bersama-sama puasa dia juga jadi termotivasi,” ujarnya.

Pemberian hadiah juga termasuk motivasi. Meskipun anaknya tidak meminta ia memberikan hadiah dengan mengatakan hadiah tersebut dari Allah.

“Memberikan hadiah untuk anak sebagai motivasi  karena kita pun dulunya belajar puasa dengan cara seperti itu. Mereka tidak meminta, tapi sebagai orangtua memberi hadiah sebagai titipan dari Allah,” pungkasnya.  

Selain puasa mengaji juga termasuk ibadah yang diajurkan dan memperoleh pahala yang berlipat ganda. Iapun mengharuskan anaknya menghafal surah Alquran sehingga puasanya tidak hanya menahan lapar dan haus. Ada ibadah sunah lainya yang dilakukan. 

Lebih Banyak Beribadah Saat Berada di Rumah

Ramadan kali ini terasa berbeda karena pandemi corona. Jika biasanya kita bisa melaksanakan tarawih berjamaah namun karena corona ini kita melaksanakan masing-masing di rumah.

Hal ini juga dirasakan Kiki Bakri dalam menjalani puasa tahun ini.

“Biasanya menjelang buka puasa kita bisa ke pasar bedug, ngabuburit, tarawih di masjid. Tapi kali ini harus di rumah aja. Dampak positifnya kita bisa lebih dekat dengan keluarga,” ungkapnya.

Ia pun berharap semoga tahun 2020 saja keadaanya seperti ini yang tidak bisa tarawih di masjid.

“Semoga jangan ada lagi ditahun-tahun selanjutnya. Semoga kita semua sehat dan pandemi lekas berakhir,” pungkasnya. (nurlailis)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved