sosial media
Selain Puasa Menahan Lapar, Puasa Media Sosial Juga Diperlukan
Seringkali kita berinteraksi di dunia maya secara berlebihan, bahkan cenderung mengarah pada kecanduan.
TRIBUNJAMBI.COM - Media sosial sudah menjadi bagian hidup kita saat ini.
Seringkali kita berinteraksi di dunia maya secara berlebihan, bahkan cenderung mengarah pada kecanduan.
Sebagai contoh, ketika bangun tidur yang pertama kali dicek adalah update media sosial. Kalo boker, siapin gadget untuk scroll postingan teman-teman. Bahkan sebelum makan, posting apa yang ada di meja.
Ciri-ciri yang disebutkan masih tergolong biasa, nih kalo dirasa kamu sudah menemukan satu atau lebih gejala dan ciri berikut ini, mungkin memang waktunya kamu niatkan untuk ambil "puasa” dari media sosial.
• Kisah Viral, 16 Tahun Terpisah, Akhirnya Dua Saudara Kembar Ini Dipertemukan Lewat Sosial Media
• Makeup Tebal Akan Membuat Masker Terkontaminasi, Simak Penjelasannya!
• Vaksin Virus Corona Oxford Ini Terbukti Efektif pada Monyet, Bakal Diproduksi Masal? Bikin Segini
1. Ngobrol di Medsos
Ketika situs jejaring sosial, semisal Facebook dan Twitter, dan instagraman jadi platform utama dalam berkomunikasi, bisa jadi belakangan kamu keseringan ngobrol di medsos.
Kacaunya, yang kamu DM itu bukan teman di dunia nyata melainkan dunia maya. Misal kamu punya 666 teman, sering komen di postingan mereka, yang kenyataannya dari ratusan teman yang kamu ajak bicara hanya 10 orang yang benar-benar kamu kenal di dunia nyata? Duh!
2. Notifikasi Alert
Adanya mode notifikasi aktif, terkadang membuat jari-jari kita kembali pada akun-akun yang kita ikutin.
Jadinya, kamu terus menerus ingin membaca/meng-update status di media sosial, bahkan gatal ikut komen sehingga kamu jadi teralihkan fokusnya dan bikin nggak produktif.
• Soal dan Kunci Jawaban materi SD kelas 1, 2, 3 Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini 30 April 2020
• Positf Corona, Pria Ini Malah Ngeyel, Kabur dari Rumah Sakit, Sering Bantah Petugas Pakai Hadis
3. Pamer Semuanya di Hidup Lo
Ketika sebagian besar kehidupan pribadi kamu terpampang di berbagai media sosial, orang jadi gampang mempelajari tentang kamu.
Hal ini, karena kamu posting semuanya ke media sosial seperti kamu menulis buku harian.
4. Lampiaskan Emosi di Media Sosial
Ketika berlebihan melampiaskan kekesalan melalui media sosial. Berhati-hatilah, karena postingan atau unggahan semacam ini bisa dimanfaatkan oleh orang yang nggak bertanggung jawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/12032018_sosial-media_20180312_170957.jpg)