Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

VIDEO Viral Pembagian Makanan Gratis Dilabeli 'Nasi Anjing'

Kejadian tersebut menjadi viral di media sosial, hingga berita ini diturunkan sudah 18 ribu lebih warga Twitter yang mencuitkan pandangannya...

Tayang:
Editor: Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM - Saat pandemi virus corona ini situasi kesehatan dan perekonomian masyarakat Indonesia sedang diuji.

Berbagai uluran bantuan terus disalurkan bagi warga terdampak Covid-19.

Baik itu berupa donasi dan bantuan dalam bentuk uang hingga sembako.

Namun, salah satu bentuk kepedulian yang dilakukan sebuah komunitas ini berujung pada kritik pedas.

Ini Daftar Wisata Religi di Jogja, Bisa Buat Tempat Refleksi Diri

Pasalnya niat baik yang dilakukan malah membuat salah paham ketika mereka membagikan nasi bungkus.

Kelompok tersebut membagikan nasi yang dilabeli "Nasi Anjing" untuk warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (26/4) dini hari.

Tak pelak penamaan ini membuat warga Warakas khawatir isinya makanan tak halal.

Kejadian tersebut menjadi viral di media sosial, hingga berita ini diturunkan sudah 18 ribu lebih warga Twitter yang mencuitkan pandangannya menggunakan tanda pagar "Nasi Anjing".

Sebagai informasi, di bungkusan nasi tersebut tertera stempel bergambar kepala anjing.

"Nasi Anjing. Nasi orang kecil, bersahabat dengan nasi kucing, #jakartatahanbanting," demikian kutipan yang tertera di pembungkus nasi.

Berbagai kritikan sontak melayang kepada pembagian nasi bungkus tersebut.

Menanggapinya, pihak komunitas pemberi bantuan pun akhirnya membuat sebuah video klarifikasi terkait nama yang diusung serta lauk-pauk yang disediakan.

Makanan & Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Puasa, Kandungan Gizi hingga Tips Puasa Sehat

"Ini semua bahannya halal, dijamin," ungkap seorang pria berkacamata dalam video tersebut. "Kenapa ini dinamakan nasi anjing? Karena satu, anjing adalah binatang yang setia. Kita yang pertama setia pada Allah yang diatas, perlu setia sama pemerintah, perlu setia sama Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45."

"Dan porsinya lebih banyak daripada nasi kucing. Nasi ini memang bukan untuk (sekadar) mengenyangkan, tetapi untuk bertahan," imbuhnya. "Karena kita percaya ini waktunya Jakarta untuk tahan banting. Makanya kita harus bergerak sama-sama untuk masyarakat bawah."

Klarifikasi ini pun turut disampaikan oleh Polda Metro Jaya. Bahkan pihak kepolisian pun telah mempertemukan pemberi bantuan sosial dan warga Warakas yang merasa dilecehkan atas nasi bungkus tersebut.

"Dugaan sementara terjadi salah persepsi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, dilansir dari Kompas. "Antara pemberi dan penerima nasi bungkus."

"Kami telah meminta pihak pemberi makanan untuk mengganti istilah nasi anjing dengan istilah lain," lanjut Yusri. "Yang tidak menimbulkan persepsi lain."

Yusri juga memastikan lauk-pauk yang disediakan di dalam nasi bungkus merupakan produk halal. Mulai dari cumi, sosis daging sapi, dan teri.

Pasien Klaster Gowa Asal Batanghari Positif Covid-19 Setelah Uji Swab

Sebelumnya, Sebuah video viral, menggambarkan warga dibagikan nasi anjing di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pembagian nasi anjing itu dipermasalahkan karena diberikan juga kepada warga muslim.

Video tersebut berdurasi kurang lebh 1.10 menit.

Diunggah oleh akun Mualaf.com pada Minggu (26/4/2020) sekira pukul 13.00.

Video itu sudah ditonton 2.100 kali, dengan 35 komentar, dan 132 kali dibagikan.

Tampak seorang wanita berkerudung hitam menunjukkan sebuah nasi bungkus berwarna coklat.

Dengan perekam seorang pria.

"Dikasih sama tiga orang. Namanya nasi saya ambil, namanya dikasih. Pas saya lihat nasinya ada bacaan nasi anjing," kata wanita tersebut.

Kemudian si pria perekam melanjutkan, "buat orang yang nggak tahu, dikasih nasi bungkus kirain sembako. Tapi ini nasinya nasi anjing nih."

Nasi bungkus itu pun sempat dibuka.

Akses Masuk Sulit, Daerah Ini Belum Terpapar Corona

Tampak berisi nasi dan beberapa daging berwarna coklat.

Wanita itu mengaku diberi nasi tersebut di bawah kolong tol depan Masjid Babah Alun, Warakas, Tanjungpriok, Jakarta Utara.

"Harap hati-hati yang punya anak jangan diterima. Ini nasi lauknya daging anjing," kata pria tersebut.

Berikut isi unggahan tersebut:

"Bismillah [PERHATIAN]
Ahad lalu, ada salah satu follower mengirimkan video ini, dan langsung kami kirim tim untuk memeriksa di sekitar Warakas, Priok, dimana ada aktifitas membagi bagikan nasi.

Lalu ternyata memang benar, ada dari pihak salah satu rumah ibadah yang membagi bagikan ratusan bungkus nasi dengan lauk daging anjing kepada masyarakat umum.

Dan masyarakat yang kebagian disekitaran kolong jembatan, depan masjid Babah Alun, dan karena LAPAR, maka masyarakat makan langsung tanpa bertanya tanya ini daging apa, astaghfirullah

Dan setelah kami konfirmasi ke rumah ibadah itu, krn yg melakukam adalah pengurus di rumah ibadah itu, namun, mereka mengelak dan mengatakan ini adalah oknum, mereka menyatakan bukan pihak rumah ibadah nya, dan kami sudah agak jauh bertanya, namun pihak mereka mengelak terus dan lepas tanggung jawab dan menyatakan ini ulah oknum

Baiklah, oknumnya sendiri sekarang sudah gak tau dimana, insyaaAllah nama nya sudah ada,

Buah Ciplukan yang Kian Banyak Dicari, Rp 500 Ribu Per Kg, Manfaat Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sebenarnya saya gak mau posting ini menunggu tertangkap aja, saya cuma kasih kisi2 pakai postingan leopard beberapa hari lalu
Namun krn akhirnya video nya beredar dan banyak yg posting, akhirnya saya angkat sedikit

Semoga bermanfaat

Steven Indra
Mualaf Center Indonesia
InsyaaAllah kami akan tetap ada untuk membantu mualaf dan membentengi aqidah ummat"

Ketika dikonfirmasi ke Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko, mengatakan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

"Saat ini kasus itu sudah dalam ranah kepolisian. Sudah ditangani Polres," kata Sigit ketika dihubungi Warta Kota, Minggu (26/4/2020).

Sigit pun mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi setiap bentuk kepedulian.

Namun niat baik juga harus dilakukan dengan cara yang benar.

"Distribusi bansos dikerjakan dengan melibatkan RW dan RT bersama satgas percepatan penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Kiranya hal tersebut bisa dijadikan referensi bagi siapa saja yang ingin berikan donasi kepedulian," kata mantan Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta itu.

Ia juga menyebut bahwa niat yang mulia dan baik, dikerjakan secara benar.

Dengan melibatkan pihak yang bertanggung jawab, maka akan makin mewujudkan ketahanan sosial bagi semua.

https://youtu.be/wSU6sTQtxcQ

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul VIDEO Viral Pembagian Makanan Gratis Berujung Dapat Kritikan Pedas karena Dilabeli 'Nasi Anjing', https://jambi.tribunnews.com/2020/04/27/video-viral-pembagian-makanan-gratis-berujung-dapat-kritikan-pedas-karena-dilabeli-nasi-anjing?page=all

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved