Peduli Covid-19, Geng Narkoba di Meksiko Bagi Sembako ke Warga Miskin, Presiden Minta Itu Dihentikan
Padahal tahun-tahun sebelumnya, pemberitaan aksi brutal oleh kelompok geng narkoba di Meksiko, selalu terjadi.
TRIBUNJAMBI.COM - Geng narkoba di Meksiko, kini melakukan pendekatan berbeda. Di tengah pandemi Covid-19, geng narkoba di Meksiko melakukan aksi kemanusian dengan membagikan sembako kepada warga miskin.
Padahal tahun-tahun sebelumnya, pemberitaan aksi brutal oleh kelompok geng narkoba di Meksiko, selalu terjadi.
Kelompok geng ini tak jarang bikin onar demi memperluas wilayah kekuasaanya, hingga tak segan membantai kelompok geng hingga masyarakat.
Bahkan jika diukur dari jumlah kematian akibat pembunuhan geng narkoba dan pasien Covid-19 di Meksiko jumlahnya masih banyak kematian akibat kekerasan geng narkoba.
• SEMBILAN Mayat Digantung & 7 Dimutilasi di Meksiko, Diduga Korban Perang Antar-Geng Narkoba
• BREAKING NEWS Pemulung Temukan Jasad Bayi di dalam Karung, Ternyata Ada Juga Pewangi di Dalamnya
Melansir Reuters melalui Asia One pada Kamis (23/04/20), geng narkoba Meksiko terekam melakukan aksi kemanusiaan dengan membagikan sembako kepada warga miskin.
Namun, Presiden Meksiko justru meminta pada kelompok tersebut untuk menghentikannya.
Dia mengatakan, kepada mereka untuk mengakhiri kekerasan alih-alih membagikan makanan setelah laporan terdengar ke seluruh negeri.
Dalam beberapa hari terakhir memang kelompok bersenjata yang merupakan geng narkoba terekam membagikan paket perawatan yang dicap logo kartel.
Kemudian mereka membagikannya kepada masyarakat miskin, dengan tujuan mendapatkan simpati dari masyarakat.
• Raja Salman Izinkan Sholat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Terbatas dan Jadi 10 Rakaat
• Mulai Malam Ini Jumat 24 April Pukul 00.00 Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 2020
Presiden Meksiko Andreas Manuel Lopez Abrador mengatakan, paket berisi perawatan yang diisi dengan makanan pokok dan perlengkapan itu sama sekali tidak membantu.
Menerapkan penjahat untuk berperilaku baik tampaknya tidak ada mengubah pandangan apapun kepadanya.
"Organisasi kriminal yang terlihat mendistribusikan paket ini, tidak membantu daripada melakukan itu lebih baik mereka menghentikan perbuatan buruknya," katanya pada wartawan.
Presiden sayap kiri itu menganjurkan pendekatan yang kurang konfrontatif dari pendahulunya untuk menjinakkan kekerasan geng narkoba.
Dia meminta kepada kelompok geng narkoba untuk menghentikan aksi sosialnya, jika mereka masih melakukan tindak kejahatan.
Meksiko mencatatkan rekor pembunuhan hingga 34.582 selama tahun 2019, ketika presiden mengadvokasi lebih banyak pengeluaran sosial untuk mengatasi akar kejahatan.