Virus Corona
Jenuh Diisolasi, PDP di Tegal Bikin Geger Usai Kabur Keluyuran di Kota, Petugas Medis: Bikin Repot
Jenuh Diisolasi, PDP di Tegal Bikin Geger Usai Kabur Keluyuran di Kota, Petugas Medis: Bikin Repot
TRIBUNJAMBI.COM - Lagi-lagi seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona buat geger karena keluyuran di luar rumah.
Kali ini seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, yang dirawat di RSI Harapan Anda Kota Tegal, Jawa Tengah kabur dari rumah sakit dibantu oleh istrinya Sabtu (18/4/2020) malam.
Informasi yang dihimpun Kompas.com, saat keduanya pergi sempat terekam CCTV rumah sakit sekitar 21.00 WIB.
Petugas medis tidak menemukan keduanya saat menyambangi kediaman mereka di Desa Berkat, Kecamatan, Tarub, Kabupaten Tegal.
• Omset Pedagang Bawang di Pasar Sengeti Menurun Gegara Corona
• Jumlah Pasien Positif Corona Jambi Tidak Bertambah, Satu Orang Pasien Dinyatakan Sembuh
• Update Data Virus Corona di Indonesia Senin 20 April 2020, 6.760 Positif, 747 Sembuh, 590 Meninggal
Pasien yang berprofesi sebagai sopir yang baru pulang dari Jakarta ini baru ditemukan di kampung halaman atau tempat kelahirannya di Desa Dawuhan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Minggu (19/4/2020) siang.
Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tegal Muhamad Jumadi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Jumadi yang juga Wakil Wali Kota Tegal ini, mengaku sudah mendapat laporan, akhirnya pasien sudah diketemukan dan mau kembali menjalani perawatan di rumah sakit.
• Bansos ke Masyarakat Terdampak Covid-19 di Bungo Didata, Mashuri: Kita Tak Ingin Tumpang Tindih
• Sinopsis End of A Gun - Mantan Agen DEA Membantu Curi Uang Mafia
• Omset Pedagang Bawang di Pasar Sengeti Menurun Gegara Corona
"Info terbaru sudah ditemukan. Mudah-mudahan pasien ini bersabar. Pasien didampingi polisi akan kembali ke RS lagi," kata Jumadi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (19/4/2020).
Berdasar informasi yang didapat Jumadi, pasien tersebut sebelumnya merasa jenuh saat di ruang isolasi.
Bahkan sebelum kabur sempat meminta agar dirawat di ruang berbeda bukan di ruang isolasi khusus Covid-19.
"Yang namanya sakit begini (Covid-19) ada protokolnya."
• Imbas Covid-19 Penjualan Cabai di Pasar Sengeti Menurun
• Fachrori : Terima Kasih Pak Danrem Atas Kerja Kerasnya
• Ada 10 Orang Sempat Dipantau Kesehatannya, Kini Jumlah ODP dan PDP di Kabupaten Tanjab Timur Nihil
"Tidak bisa pasien misalnya memilih minta di ruang VIP sendirian.
Untuk itu, Jumadi meminta agar pasien bisa memiliki kesadaran untuk bekerjasama, karena maksud rumah sakit merawatnya tentu dengan harapan bisa memberikan kesembuhan.
• Sinopsis Death Race - Aksi Balapan Maut di Penjara, Mampukah Frankenstein Menyelesaikan Balapannya?
• Ketua IDI Harap Masyarakat Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Pasien 01 yang Sudah Dinyatakan Sembuh
• Sinopsis Film Baywatch - Mampukah Tim Penjaga Pantai Ungkap Kasus Pembunuhan?
"Tolong jangan bikin repot semuanya. Mohon kerjasamanya.
"Kalau kabur kita susah, mencarinya sulit. Petugas juga harus pakai APD.