Virus Corona di Jambi
Libur Sekolah di Kabupaten Sarolangun Kembali Ditambah
Selain itu, orang tua tetap memantau anaknya dan melarang pergi dan beraktivitas di luar sepeti warnet, tempat hiburan lainnya.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Siswa sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat di Kabupaten Sarolangun kembali diliburkan.
Perpanjangan hari libur ini terhitung mulai besok, 20 April sampai 3 Mei 2020 karena persoalan pencegahan virus corona di Sarolangun dan menghadapi bulan Ramadan.
"Pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) oleh guru melalui aplikasi WhatsAap grup, TVRI, baik media lain. Guru memberikan tugas dari rumah masing-masing," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Helmi.
• Operasi Pekat, Polda Jambi Amankan Enam Pasangan Diluar Nikah dari Sejumlah Hotel di Kota Jambi
• Akibat Corona Tahun Ini Pasar Bedug di Tanjab Timur Terancam Ditiadakan
• Dua Warga Muarojambi Positif Rapid Test Pulang dari Gowa Ternyata Tanpa Gejala Batuk dan Flu
Suasana yang masih dalam pencegahan Covid-19 ini, kepala sekolah mengimbau untuk seluruh peserta didik tetap belajar di rumah dan tidak bertemu dalam bentuk kelompok.
Selain itu, orang tua tetap memantau anaknya dan melarang pergi dan beraktivitas di luar sepeti warnet, tempat hiburan lainnya.
Selain menugaskan para guru untuk piket, kepala sekolah harus menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di setiap pintu ruang kelas.
"Kepala sekolah agar membuat daftar piket guru/pegawai untuk memberi pelayanan di sekolah," ujarnya.
"Kepala sekolah dan guru menugaskan peserta didik untuk mengisi buku kegiatan ibadah selama bulan ramadan dan tugas lain yang disesuaikan kepada pesetta didik non muslim," jelasnya. (Wahyu)