Virus Corona di Jambi

Pasien Berstatus PDP Corona di Tebo Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Seminggu di Batanghari

Seorang pasien yang berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) virus corona yang dirawat di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo

Kompas.com/Garry Lotulung
Ilustrasi Pemakaman 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pasien yang berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) virus corona yang dirawat di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo, meninggal dunia Selasa (14/4).

Pasien tersebut merupakan warga Kabupaten Batanghari, jenis kelamin pria, berusia 65 tahun.

Sebelum dirawat di Tebo, pasien tersebut sebelumnya dirawat di Muar Bulian, Batanghari.

Ia dirawat di sana selama enam hari dengan gejala batuk. Pasien juga memiliki riwayat sebagai perokok berat.

Pasien Corona Baru di Jambi Berasal dari Tanjab Barat Berusia 47 Tahun Jenis Kelamin Perempuan

BREAKING NEWS: Jumlah Penderita Virus Corona di Jambi Bertambah

Ternyata Pasien 05 Melakukan Kontak dengan Beberapa Pegawai Bank di Tanjab Barat

Sidang PK Asiang Digelar Via Online, Ini Tanggapan Jaksa KPK

Setelah dirawat di Muara Bulian sejak 5 Februari hingga 10 Februari 2020, pasien lanjutkan perawatan di rumahnya selama satu bulan.

Merasa sudah sembuh, ia pergi ke Kecamatan Tebo Tengah untuk berkebun.

Namun dua minggu sebelumnya, ia pernah kontak dengan keluarga berasal dari Lampung.

Selama berkebun itu, dia kerap kumat mengalami batuk, dan parahnya pada 13 April 2020.

"Paling parah 13 April kemarin, sehingga dibawa ke RSUD STS Tebo," ujar Oktavieni, Direktur RSUD STS Tebo.

Sebelum mengalami infeksi paru-paru, pasien tidak pernah ke luar kota, dan kontak dengan orang yang positif Covid - 19.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved