Nasib Bripka RS setelah Ketahuan Minta Uang dan Meludahi Pegemudi Mobil, Kapolres Minta Maaf
Sebuah video viral memperlihatkan seorang polisi lalu lintas ( polantas) berbicara dengan seseorang di dalam mobil Toyota Yaris warna putih
TRIBUNJAMBI.COM - Kelakuan Bripka RS, personel polantas ketahuan meminta uang saat razia lalu lintas.
Bripka RS juga terekam kamera meludahi pengguna jalan.
Berikut perjalanan kasus yang videonya viral di tengah pandemi Covid-19.
Sebuah video viral memperlihatkan seorang polisi lalu lintas ( polantas) berbicara dengan seseorang di dalam mobil Toyota Yaris warna putih di Jalan MT Haryono Medan pada Sabtu (11/4/2020).
• Tidak Ada Kasus Kematian karena Virus Corona Covid-19, Bagaimana Cara Vietnam Tangani Pasiennya?
• Bukannya Dirawat, Ini yang Dilakukan Kim Jong Un Kalau Ada Rakyatnya Positif Virus Corona Covid-19
• Puluhan Bule di Bali Joget Asyik di Pinggir Kolam Renang Pakai Pakaian Ketat, Padahal Pandemi Corona
Dalam video tersebut, terdengar suara seorang pria yang diduga merekam kejadian mengatakan, tanpa plank, polisi memberhentikan pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
Video berdurasi 3.03 menit yang viral diunggah ke sejumlah akun, salah satunya di akun Instagram @sorotmedan.
Dikatakannya, polisi tersebut sebelumnya juga memberhentikannya dan meminta uang.
"Dia menerima uang via orang sipil naik kereta (sepeda motor) berdua. Yang sipil pake baju biru, sudah saya videokan juga ya," katanya.
Terlihat dalam video, oknum polisi tersebut berjalan menjauh dan mendekati mobil.
Meminta uang, meludahi pengendara mobil

Dia juga sempat mendekatkan wajahnya yang ditutup masker hijau ke dekat jendela mobil kemudian memutar badannya.
Sesaat kemudian di menit ke 1.03, pria dalam mobil keluar dan mengambil HP-nya kemudian memvideokan polisi yang memberhentikannya.
Pria berbaju biru muda yang keluar dari dalam mobil Yaris tersebut, dengan tangan kirinya menunjuk pada pipi sebelah kanannya kemudian terdengar suara "diludahin saya".
Si perekam video yang juga turun dari mobilnya berulang kali mengatakan agar diviralkan.
"Viralkan bang. Nah ini satu lagi oknumnya yang baju biru (mengendarai sepeda motor). Ada saya videokan," katanya.
Kapolres Medan minta maaf, mengaku prihatin
