Santri Pulang Tanpa Pemberitahuan

Jadi Rujukan Begini Pola Kerja Tim Medis Pasien Covid-19 RS Raden Mattaher Jambi hingga Diisolasi

Meningkatnya kasus virus corona atau Covid-19 di Provinsi Jambi, berarti semakin bertambah beban para tenaga medis yang merawat pasein Covid-19.

Penulis: Zulkipli | Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi/Zulkifli
Meningkatnya kasus virus corona atau Covid-19 di Provinsi Jambi, berarti semakin bertambah beban para tenaga medis yang merawat pasein Covid -19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meningkatnya kasus virus corona atau Covid-19 di Provinsi Jambi, berarti semakin bertambah beban para tenaga medis yang merawat pasein Covid-19.

Seperti yang dialami para tenaga medis di RSUD Raden Mattaher Jambi, yang menjadi sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Kini RSUD milik Pemprov Jambi ini sedikitnya telah merawat dua orang pasien positif Covid-19.

Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Fery Kusnadi menjelaskan, tenaga medis yang khusus menangani pasien Covid-19 di RSUD Raden Mattaher Jambi terbagi tiga divisi. Ada yang di poli klinik Covid-19, kemudian di ruang isolasi, serta yang di IGD.

"Kalau ditotal-total jumalahnya berkisar 65 orang," kata Direktur RSUD Raden Mattaher.

Untuk dokter yang menangani Pasien Covid-19 ditambahkan Fery, rumah sakit memiliki tiga dokter pesialis paru, kemudian dokter kepala IGD dan dokter kepala Isolasi.

Pola kerja para tenaga medis yang menangani Covid-19 ini menggunakan sistem sift, enam hari kerja dan hari di rumahkan atau diisolasi. Mereka diisolasi di gedung LPMP Provinsi Jambi.

"Yang off ini, mereka diisolasi di geduang LPMP, kalau dalam seminggu dia tidak ada sakit atau gejala Covid-19, maka bisa kembali bekerja," jelas Dirut RSUD.(Tribunjambi.com/Zulkifli)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved