Breaking News:

Maling Motor Didor Polisi

Terungkap Modus Pencurian Mobil Terios di Jambi, Dua Residivis Dilumpuhkan dengan Timah Panas 

Dua pelaku M.S (55) dan J (42), pencuri mobil Terios dengan nomor polisi BH 1026 NN, milik Nurhayati, diringkus petugas di wilayah Sungai Lilin.

ist
Dua pelaku pencuri Daihatsu Terios terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri. 

TRIBUNJABI.COM,JAMBI- Dua pelaku M.S (55) dan J (42), pencuri mobil Terios dengan nomor polisi BH 1026 NN, milik Nurhayati, warga Rt 10, Kebali Besar,Kota Baru, Kota Jambi, merupakan residivis. Kedunya diringkus petugas di wilayah Sungai Lilin, Sumatera Selatan.

Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro Macan, melalui Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Rizky Ramadhan mengatakan, sebelumnya, kedua pelaku sudah pernah ditahan di lapas Jambi.

"Ya mereka ini residivis dan dengan kasus yang sama," kata Rizki, pada Sabtu (11/4) dini hari.

M.S (55) warga Kertapati Sumatera Selatan dan Joni (42) warga Kertapati Sumatera Selatan diamankan Tim Reskrim Polsek Kota Baru setelah nekat melakukan aksi pencurian mobil.

Dalam Hitungan Jam Mobil Terios yang Dicuri dari Garasi Ditemukan, Dua Pelaku Dihadiahi Timah Panas

8 Kali Beraksi, Dua Spesialis Curanmor di Kota Jambi Didor Polisi

Diketahui, sebelumnya, kedua pelaku melakukan aksi pencurian mobil Terios pada hari Jumat (10/4) sekitar pukul 12.30 WIB di Nurhayati (58), warga Rt 10, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Baru, Kota Jambi.

Kedua pelaku tersebut beraksi saat rumah korban dalam kedaan kosong karena pemilik sedang melaksanak Salat Jumat.

Kemudian, satu diantara pelaku yakni J, kepada Tribunjambi mengatakan, mobil hasil curian tersebut, rencananya akan di Jual ke wilayah Palembang, Sumatera Selatan dengan harga Rp. 20.000.000.

"Iya bang, mobilnya langsung mau kami jual, dan uangnya untuk membiayai keluarga bang," kata J, pada Sabtu (11/4) dini hari, di RS Bhayangkara Jambi.

Lebih lanjut, Dia mengatakan bahwa mereka mendapatkan kunci cadangan mobil Daihatsu Terios tersebut dari temannya, yang saat ini masih buron.

"Jadi kuncinya saya dapat dari teman saya yang kenal dekat dengan korban," jelasnya.

Saat ditangkap petugas, keduanya berusaha melarikan diri, hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas.

Atas perbuatnya kedua pelaku di kenakan pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved