Virus Corona

Pemprov Jambi Putuskan Relolasi Anggaran Sebesar Rp200 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pemprov Jambi merelokasi anggaran sebesar Rp200 miliar untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Tribunjambi/Zulkifli
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Corona Provinsi Jambi Johansyah didampingi Kabid P2P Dinkes Provinsi Jambi Eva Susanti menjelaskan, rapid test ini telah dibagi-bagi ke pada 11 Kabupaten Kota. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemprov Jambi merelokasi anggaran sebesar Rp200 miliar untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Itu disepakati dalam rapat antara Pemprov dengan DPRD Provinsi Jambi pada Kamis (9/4/2020) kemarin.

Dana tersebut berasal dari pergeseran anggaran dari kegiatan semua OPD Provinsi Jambi maupun dari DPRD Provinsi Jambi. Seperti anggaran perjalanan dinas, dan lain-lain.

Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, instrumen yang akan dilakukan dari refokusing anggaran Rp200 miliar tersebut untuk lima kategori.

Pertama, untuk bidang kesehatan, kedua untuk masyarakat yang terdampak ekonominya akibat wabah Covid-19. Ketiga, jaringan sosial yang terdampak. Keempat, para pelaku Industri UMKM. Kelima, dan lainya. "Dan lainnya ini yaitu akan diberikan insentif kepada para tenaga medis dan dokter yang berjuang menangani Covid-19," sebut Johan.

DPRD Provinsi Jambi Setujui Tambah Anggaran Rp 200 Miliar untuk Tangani Covid-19, Edi: Validasi Data

Dikatakan Johan, data yang sudah masuk ke tim gugus Provinsi Jambi, bantuan akan didistribusikan ke 109 ribu keluarga penerima. Kelompok penerima ini di luar yang sudah mendapatkan bantuan dari Program Pemerintah pusat dan kabupaten/kota.

"Kita akan verifikasi, jangan sampai salah sasaran, dan bantuan ini tumpang tindih, satu KK menikmati dua bantuan. Sehingga bantuan di Provinsi Jambi ini merata," jelas Johan.

Untuk bentuk bantuan sendiri, dikatakan Johan masih akan mengkaji apakah berbentuk sembako atau Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Pemkab Muarojambi Alihkan Anggaran Rp 94 Miliar untuk Penanganan Covid-19

"Bantuan akan diberikan selama 4 bulan, terhitung April ini," tambah Johan.

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved