Berita Selebritis
Kini Resmi Jadi Tersangka, Kelakuan Vanessa Angel Masih Sempat Ketawa bikin Pengacarannya Kecewa
Sebelumnya, Vanessa Angel sempat mencicipi kerasnya hidup di penjara lantaran terlibat kasus prostitusi online.
Melansir tayangan Kompas TV, terlihat Vanessa Angel keluar dari rumahnya menggunakan tunik longgar berwarna putih saat dijemput kepolisian.
Didampingi oleh sang suami, Vanessa Angel berjalan dengan kawalan polisi dengan tangan yang sibuk memegangi perutnya yang membuncit.

Penjemputan oleh polisi ke rumah ini pun sempat dibenarkan oleh kuasa hukum sang artis, Milano Lubis.
Dilansir Sosok.ID dariTribun Seleb, Kamis (9/4/2020) Milano Lubis mengatakan kliennya bakal menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus kepemilikan narkotika sebagai saksi
"Lagi diperiksa barusan, lagi di-update di Polres Jakbar. Ini kan kita belum bisa apa-apa. Vanessa yang diperiksa sebagai saksi," kata Milano Lubis.
Lebih lanjut, Milano Lubis mengatakan kliennya sempat mengalami stres lantaran harus dipanggil lagi ke Polres Metro Jakarta Barat untuk pemeriksaan.
"Kalau membahayakan segala macam, kita nggak ngerti. Kan yang tahu dokter. Setahu saya kemarin hasil USG-nya bagus.
Kalau stres ya pasti stres, keadaan lagi kayak gini, kita aja kalau mau diperiksa polisi pasti stres," ucap Milano Lubis.
Meski terlihat memaklumi kondisi Vanessa Angel yang stres, Milano Lubis secara blak-blakkan ungkap tak habis pikir dengan sikap kliennya dan suaminya.
Bagaimana tidak, di tengah kondisi terjerat kasus seperti ini, Vanessa Angel dan suaminya masih sempat update di media sosial IG sambil ketawa-tawa dan jualan kebab.
Tak ayal, sikap Vanessa Angel dan suaminya itu bikin sang kuasa hukum geleng kepala.
"Sekarang gini, kalian bisa lihat dari update-annya dia aja deh. Kemarin kan sibuk update-update jualan kebab itu ketawa-tawa apa nggak?" seloroh Milano Lubis seperti yang dikutip Sosok.ID dari Tribun Seleb.
Menurut Milano Lubis, di saat seperti ini, sang artis seharusnya lebih banyak mengoreksi tingkah lakunya.
Pasalnya, meskipun mengaku stres di sana-sini, tetapi publik melihat dan menilai perilaku kliennya melalui media sosial.
"Dilihat fine-fine saja, tapi dia pasti stres. Tapi kan gini, masyarakat menilai gara-gara postingan dia sendiri.
'Oh dia kayaknya enggak ada masalah ya, ketawa sana sini' giliran dipanggil polisi dibilang stres, gitu kan," tandas Milano Lubis.
(*)