Virus Corona di Jambi
Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Bungo Akan Bagikan Ribuan Masker Gratis
Ribuan masker akan diproduksi pemerintah Kabupaten Bungo akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ribuan masker akan diproduksi pemerintah Kabupaten Bungo akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi hingga saat ini terus membuat masker dengan jumlah yang cukup besar. Masker yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat itu guna penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bungo.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bungo Anna Lukita menyampaikan saat pembuatan masker terus berlanjut.
"Iya, kita memang sedang buat masker di BLK. Kalau hari ini target sampai sore sekitar 150 masker, kemarin ada 20," katanya, Rabu (8/4/2020).
Diungkapkannya, untuk pembagia
• Akibat Corona, Proyek Rp 13 Miliar DAK Dinas PUPR Merangin Gagal Dilanjutkan
• Prakiraan Cuaca Provinsi Jambi 8-10 April 2020, Wilayah Ini Potensi Hutan Disertai Petir
• Update Terbaru Pasien Positif Virus Corona di Indonesia, Bertambah 218 Orang, Sembuh Segini
nnya masker tersebut dilakukan di simpang lampu merah, bahkan akan diantar ke rumah rumah warga.
"Kita bagikan gratis, rencana selain dikasih di simpang lampu merah, juga ke rumah rumah warga langsung," ujarnya.
Setiap masyarakat akan mendapatkan tiga masker. Tujuannya agar setiap empat jam masyarakat mengganti masker miliknya.
Untuk memenuhi kebutuhan masker saat ini, pihaknya menargetkan masker selesai sebanyak 300 picis dalam satu minggu.
Membantu hal tersebut dapat terealisasi dengan cepat, dia mengajak masyarakat yang ingin memiliki kemampuan menjahit untuk membatunya secara sukarela.
"Kita tambah lagi yang jahit masker, kalau ada yang mau bantu jahit boleh," harapnya.
Anna mengatakan, selain masker, pihaknya juga membuat Alat Perlengkapan Diri (APD) berupa baju Hazmat.
"Kalau masker untuk masyarakat, tapi kalau baju Hazmat untuk tenaga medis Kabupaten Bungo," tutupnya.
Bupati Bungo Mashuri sebelumnya menyebutkan, dirinya sudah memerintahkan Dinas Naketrans Bungo selaku dinas yang menaungi BLK untuk mengkoordinir pembuatan masker itu.
"Kalaulah kita hitung masyarakat Bungo ini tiga ratus lima puluh ribu, kalau dua masker satu orang, kita butuh sekitar tujuh ratus ribu masker," kata Mashuri saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020) lalu.
Untuk pembuatan masker itu, kata dia, bahannya terbuat dari kain yang bisa menjaring virus agar tidak masuk melalui mulut dan hidung. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08042020_blk.jpg)