Pasutri Kurir Sabu Asal Tembilahan Riau Dituntut 18 Tahun Penjara

Pada persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jambi menyampaikan tuntutannya lewat sambungan video conference dihadapan Majelis Hakim yang...

ist
Jajaran kejaksaan, Pengadilan Negeri Jambi, pihak Lapas dan kepolisian sepakat untuk tetap melakukan proses persidangan online. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasangan suami istri asal Tembilahan, Provinsi Riau dituntut 18 tahun penjara dalam kasus penyalah gunaan narkotika.

Keduanya menjalani sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (7/4/2020).

Pada persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jambi menyampaikan tuntutannya lewat sambungan video conference dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Arfan Yani.

Belum Ada Laporan Pabrik Tutup di Sarolangun

Peraih Nobel dan Peneliti Asal Jepang Ini Ungkap Dahsyatnya Manfaat Puasa

Batanghari Siapkan Rp44 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

Pada persidangan, jaksa menuntut agar terdakwa Wira Karya Wandi dan pasangannya Sefnita Susanti divonis pidana penjara selama 18 tahun.

"Menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi menjatuhkan pidana terhadap masing-masing terdakwa oleh karna itu pidana penjara selama 18 tahun," ucap jaksa penuntut Yusmawati.

Selain dituntut 18 tahun pidana penjara, pasutri ini juga dituntut denda senilai Rp 1 miliar susider enam bulan kurungan.

Di persidangan sebelumnya keduanya mengaku nekat menjadi kurir narkotika karna memerlukan uang untuk kebutuhan menikah.

Namun nahas, saat mengantar pesanan narkotika jenis sabu seberat 3 kg, keduanya justru ditangkap aparat kepolisoan saat melintas di kawasan Mestong, Kabupaten Muarojambi pada Oktober 2019 lalu.

JPU Kejati Jambi berpendapat bahwa perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan sebagai mana diatur dan diancam dalam pasal 114 ayat (2), UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved