Virus Corona di Jambi
Dipulangkan dari Sukabumi, Belasan Calon Perwira Asal Jambi Diisolasi 14 Hari di SPN Polda Jambi
"Iya ada sekira 15 orang atau lebih calon perwira kita yang dipulangkan dari Suka Bumi, Jawa Barat. Dan saat tiba, semuanya sudah langsung kita...
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Belasan calon perwira, asal Provinsi Jambi yang masih dalam masa pendidikan di Sukabumi, Jawa Barat, harus menjalani isolasi selama 14 hari di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Jambi sejak beberapa hari lalu.
Belasan calon perwira asal Provinsi Jambi tersebut harus dipulangkan, beserta calon perwira lain yang berasal dari daerah masing-masing untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi.
Dia mengatakan, hal tersebut dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam hal penanganan pandemi Covid-19. ( virus corona di Jambi )
"Iya ada sekira 15 orang atau lebih calon perwira kita yang dipulangkan dari Suka Bumi, Jawa Barat. Dan saat tiba, semuanya sudah langsung kita isolasi hingga 14 hari kedepan, di SPN Polda Jambi dan itu merupakan kebijakan dari pemerintah" terang Kuswahyudi, Kamis (2/4/2020) siang.
• Rayakan Ulang Tahun Pernikahan ke-10, Nia Ramadhani Berikan Tips Harmonis Dalam Rumah Tangga: Sabar
• Dampak Wabah Covid-19, 84 Napi di Tungkal Dapat Asimilasi Hukuman
• Kisah Pembantu TKW Asal Indonesia Dinikahi Pria Taiwan dengan Mas Kawin Satu Toko, Begini Ceritanya
Saat ini, lanjut Kuswahyudi, sejumlah calon perwira yang berada di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, juga harus ditahan untuk tidak kembali ke daerah asal masing-masing karena berada dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP).
Namun, hingga kini, Kuswahyudi belum mendapatkan informasi terkait ada atau tidaknya calon perwira dari Polda Jambi yang masuk dalam kategori ODP tersebut.
"Untuk saat ini belum dapat kita ya, apakah ada perwira kita masuk dalam ODP. Tapi yang pasti, semua yang pulang dari Sukabumi, itu langsung kita lakukan isolasi," imbuhnya.
(Tribunjambi.com/ Aryo Tondang)