Virus Corona

Kalung Gubernur Fachrori Umar sama Dengan Milik Nagita Slavina dan Nia Ramadhani, Tangkal Corona

Kalung ini diyakini bisa menjadi penangkal virus corona. Kalung ini diproduksi di Jepang dan telah dijual di beberapa negara di Asia, termasuk Indones

Penulis: Zulkipli | Editor: Duanto AS
Istimewa
Kalung yang dikenakan Gubernur Jambi Fachrori Umar 

Kalung ini diyakini bisa menjadi penangkal virus corona. Kalung ini diproduksi di Jepang dan telah dijual di beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Fachrori Umar menghadiri apel bersama gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi dengan personel Ops Kontijensi "Aman Nusa II-2020" Polda Jambi.

Apel bersama itu digelar di lapangan Mapolda Jambi, Selasa (31/3/2020) pagi.

Penelitian Terbaru Lebih Rinci dari Gejala Virus Corona Covid-19, Suhu Tinggi Dibagian Dada

Deretan Pacar Nagita Slavina sebelum Menikah, Ternyata Jumlahnya Tak Sebanyak Mantan Raffi Ahmad

Ukuran Tubuh Nagita Slavina Sebenarnya, Ini yang Bikin Terlihat Gede saat di Kamera

Ada yang mencuri perhatian dari penampilan Gubernur Jambi, Fachrori Umar, saat di lapangan.

Fachrori mengenakan sebuah kalung yang sekilas mirip ID card pegawai (kartu identitas yang digantung tali)

Saat dicermati, ternyata itu bukan ID card melainkan sebuah kalung Toamit Virus Shut Out.

Kalung ini diyakini bisa menjadi penangkal virus corona.

Kalung ini diproduksi di Jepang dan telah dijual di beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia.

Benda itu cara pakainya digantungkan di leher.

Kalung yang dikenakan Gubernur Jambi Fachrori Umar
Kalung yang dikenakan Gubernur Jambi Fachrori Umar (Istimewa)

Banyak yang meyakini kalung itu mampu membendung partikel bakteri dan virus, mengurangi infeksi.

Berdasarkan penelusuran Tribunjambi.com, beberapa artis ternama juga mengenakan kalung itu.

Seperti istri Raffi Ahmad, Nagita Salavina, Ayu Ting Ting, Nia Ramadhani.

Dikutif dari Kompas.com, seorang dokter spesialis peremajaan kulit, dr Haekal Anshari, M Biomed (AAM), mengungkapkan kalung pendapat berbeda.

"Tidak ada manfaatnya itu, bahkan bisa menyebabkan gangguan pada tubuh," ujar Haekal saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Ia menjelaskan, apabila kalung tersebut benar memiliki kandungan klorin (chlorine), maka hal tersebut berisiko untuk kesehatan manusia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved