Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Wabah Corona

WHO Ingatkan Risiko Bilik Disinfektan; Merusak Selaput Lendir hingga Sebabkan Iritasi

Guna mematikan virus corona baru, penyemprotan cairan disinfektan kepada manusia menjadi tren saat ini.

Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Samsul Bahri
122 penumpang kapal dari Batam disemprot disinfektan di Pelabuhan RoRo 

TRIBUNJAMBI.COM - Guna mematikan virus corona baru, penyemprotan cairan disinfektan kepada manusia menjadi tren saat ini. 

Sehingga, banyak tempat umum di sejumlah daerah seperti bandara dan masjid, mal yang menyediakan tempat khusus untuk penyemprotan cairan disinfektan kepada pengunjung.

Yang sedang tren adalah bilik disinfektan. Cara ini diyakini bisa mematikan virus yang mungkin ada di permukaan pakaian atau badan seseorang.

122 Penumpang asal Batam dan Barang Bawaannya Disemprot Disinfektan Dalam Bilik Khusus

Tapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, penyemprotan itu bukan hal yang mereka sarankan. Laman Instagram @who menyatakan, penyemprotan disinfektan ke seluruh tubuh seseorang tidak bisa membunuh virus yang terlanjur masuk ke dalam tubuh.

Sebaliknya, penyemprotan tersebut justru bisa merusak pakaian yang orang kenakan. Bahkan, melukai tubuh orang yang menerima tindakan tersebut.

"Menyemprotkan zat-zat semacam itu bisa merusak pakaian atau selaput lendir (seperti mata, mulut)," tulis WHO dalam akun Instagram-nya.

Ahli Virus di China Yakin Bulan Juni Covid-19 Akan Musnah, Syaratnya Negara-negara Ikuti Saran WHO

Penggunaan alkohol dan klorin dalam disinfektan memang bisa untuk mensterilkan permukaan suatu benda. Namun, harus di bawah rekomendasi yang tepat.

Informasi serupa juga Perwakilan WHO di Indonesia dr. Paranietharan unggah ulang melalui akun Twitter @NParanietharan. Dia menandai akun Kementerian Kesehatan, BNPB, Menteri Luar Negeri, Dinas Kesehatan Jakarta, dan lainnya untuk memastikan informasi ini tersampaikan.

Universitas Jambi Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19, Kampus Bakal Diguyur Disinfektan

"#Indonesia Please do not spray disinfectants on people #COVID19 #CoronaVirusIndonesia, it may be harmful @KemenkesRI @BNPB_Indonesia #JakartaTanggapCorona #Jakarta #LawanCovid19 @kemenkopmk @Menlu_RI @dinkesJKT @WHOIndonesia," isi twet yang dr. Paranie unggah pada Minggu (29/3).

Tidak untuk tubuh

Situs resmi Covid-19 milik Pemerintah Indonesia, covid19.go.id, mengatakan, cairan disinfektan efektif untuk membersihkan permukaan benda-benda yang potensial terdapat banyak bakteri dan virus.

Tetapi, cairan disinfektan ini tidak disarankan untuk disemprotkan pada tubuh atau pakaian seseorang.

Video Tutorial Pembuatan Hand Sanitizer, Perhatikan Takaran Alkoholnya, Jangan Sampai Tangan Iritasi

"Cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan bukan pada tubuh atau baju dan tidak akan melindungi Anda dari virus jika berkontak erat dengan orang sakit," bunyi keterangan dalam laman resmi tersebut.

Mudah terbakar

Mengutip Guidance Notes on Safe Use of Chemical Disinfectants Departemen Tenaga Kerja Hong Kong, cairan disinfekan yang mengandung bahan kimia berupa alkohol memiliki risiko jika disemprotkan ke tubuh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved