Virus Corona di Jambi

Bosan Lockdown di Rumah, Dina Cari Hiburan ke Danau Sipin. "Tapi Tetap Jaga Jarak dengan . . .

Meningkatnya jumlah kasus virus Corona di kota Jambi tidak mengurangi minat wisatawan dalam Kota Jambi

TRIBUN JAMBI/MIFTAHUL JANNAH
Suasana di Danau Sipin Kota Jambi, Minggu (29/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Miftahul Jannah

TRIBUNJAMBI.COM.JAMBI - Meningkatnya jumlah kasus virus Corona di kota Jambi tidak mengurangi minat wisatawan dalam Kota Jambi untuk mengunjungi wisata Danau Sipin.

Pantauan wartawan Tribun Jambi wisata Danau Sipin tetap ramai dikunjungi masyarakat namun, wabah virus Corona malah berdampak buruk bagi penambang ketek di wilayah tersebut.

Satu di antara penambang ketek Najmi mengatakan, dalam satu bulan ini omsetnya menurun hampir 70% dalam setiap hari.

"Semenjak wabah virus Corona masuk ke kota Jambi peminat ketek jadi sedikit," kata Najmi, .Minggu,(29/3).

Menurutnya dalam sehari pendapatannya rata-rata Rp 400 ribu, tetapi saat ini dikatakan nya setiap hari kurang dari Rp 100 ribu.

"Biaso nyari Rp 400 ribu gampang, sekarang Rp 100 ribu pun susah carinyo," sebutnya.

Merebaknya virus Corona di Kota Jambi tidak membuat Najmi takut terpapar virus Corona akan hal itu karena menurut Najmi, dirinya tidak melakukan perjalanan ke luar negeri sehingga dirinya tidak akan terkena virus Corona.

"Kan saya dak ke luar negeri yang terkena virus corona, tuh kan cuman orang yang keluar negeri atau pergi ke luar kota," ujarnya.

Tidak hanya Najmi yang melakukan aktifitas di luar ruangan, terlihat pula banyak pengunjung lain yang berdatangan ke wisata danau Sipin untuk melakukan aktifitas di sana, terlihat pula ada live musik serta orang-orang yang tetap berjualan meski saat ini kota Jambi berada di suasana siaga terhadap virus Corona.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Jannah
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved