Virus Corona

Singgung Perantau dari Jakarta, Ganjar Pranowo Sebut Corona Menyebar Cepat: Tolong Jangan Pulang!

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau para perantau dari provinsi Jawa Tengah untuk tidak pulang kampung di tengah wabah virus corona

Editor: Tommy Kurniawan
Capture
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat live di stadium TV 

TRIBUNJAMBI.COM - Singgung Perantau dari Jakarta, Ganjar Pranowo Sebut Corona Bisa Menyebar Cepat: Tolong Jangan Pulang!

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau para perantau dari provinsi Jawa Tengah untuk tidak pulang kampung di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Ganjar mengatakan, sudah saatnya masyarakat meningkatkan pemahaman terkait wabah Covid-19 dengan mengurangi pergerakan.

"Untuk meningkatkan kesadaran, yuk, please mohon maaf dengan sangat kalau Anda mencintai keluarga Anda, kakek, nenek, saudara, anak, istri, tolong jangan pulang," kata Ganjar dalam diskusi di Smart FM, Sabtu (28/3/2020).

Ganjar mengatakan, para perantau dari DKI Jakarta yang memutuskan pulang kampung berpotensi menularkan virus corona tersebut di kampung halamannya.

Ahli Ini Sebut Ancaman 130 Juta Warga Indonesia Kena Virus Corona Jika Abaikan Ini Sebelum Lebaran

Korea Selatan Berhasil Sembuhkan 50 Persen Pasien Virus Corona, Penangananya Bisa Dicontoh Indonesia

Sampai Berlapis-lapis, Heboh Video Tenaga Medis Perlihatkan Cara Mengenakan APD dengan Benar

Ketakutan Jessica Iskandar 3 Orang yang Terjangkit Corona dan 1 Meninggal di Dekat Rumahnya: Takut!

Ia menyoroti, kasus positif Covid-19 pertama di Solo, dimana pasien tersebut terinfeksi setelah menghadiri acara di Bogor, Jawa Barat.

"Karena kita tidak pernah tahu apakah diri kita bersih atau tidak dan penularanya sangat cepat sekali."

"Ada pertama yang meninggal dari klaster Bogor, kemudian Purbalingga, padahal itu mereka habis dari Jakarta."

"Ini kan mesti kita bantu," ujarnya.

Ganjar berpesan, agar seluruh masyarakat bisa menahan diri untuk tidak keluar dan tetap berada di rumah dan beribadah dari rumah.

"Saya tahu Anda bosan, saya tahu Anda sakit, saya tahu ini tidak enak, tapi ini adalah pil pahit yang harus kita makan. Tolong dukung pemerintah, tolong jaga diri baik-baik, jaga kebersihan," pungkasnya.

Pemerintah Pusat sebelumnya menyarankan, untuk sementara masyarakat tidak mudik ke kampung halamannya masing-masing.

Juru bicara untuk penanganan Corona'>Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, hal ini diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran Corona'>Virus Corona ( Covid-19)

"Mohon bijak dalam kaitan merencanakan apabila nantinya akan mudik. Kami menyarankan hati-hati, sebisa-bisanya (mudik) ditunda sampai kondisi ini menjadi jauh lebih baik," kata Yuri dalam konferesi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Ia mengatakan, ada kondisi-kondisi pada aktivitas mudik yang berpotensi menjadi arena penularan Corona'>Virus Corona.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved