Virus Corona di Jambi

Pemkab Sarolangun Tambah Libur Sekolah Hingga 5 April

"Pembelajaran dilakukan secara daring (dalam haringan) oleh guru melalui aplikasi WhatsApp grup baik media lain. Guru memberikan tugas dari rumah masi

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun, Helmi sebut bahwa aksi mogok para guru SD di Sarolangun merupakan aspirasi yang selama ini dipendam. 

Pemkab Sarolangun Tambah Libur Sekolah Hingga 5 April

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemkab Sarolangun kembali memperpanjang libur sekolah di Kabupaten Sarolangun.

Sekolah yang diliburkan yakni dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat di Kabupaten Sarolangun hingga 5 April 2020.

Perpanjangan hari libur ini, karena penyikapi persoalan pencegahan virus corona di Sarolangun.

"Pembelajaran dilakukan secara daring (dalam haringan) oleh guru melalui aplikasi WhatsApp grup baik media lain. Guru memberikan tugas dari rumah masing-masing," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Helmi, Minggu (29/3/2020).

Dua Kecamatan di Muarojambi Bebas ODP dan PDP

Universitas Jambi Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19, Kampus Bakal Diguyur Disinfektan

Update Sebaran Corona di Indonesia, Data 29 Provinsi dan Tambahan 109 Kasus Baru

Suasana yang masih dalam pencegahan Covid-19 ini, kepala sekolah mengimbau untuk seluruh peserta didik tetap belajar di rumah dan tidak bertemu dalam bentuk kelompok.

Selain itu, orang tua tetap memantau anaknya dan melarang pergi dan beraktivitas di luar sepeti warnet dan tempat hiburan lainnya.

Sedangkan kepala sekolah juga harus menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di setiap pintu ruang kelas.

"Kepala sekolah agar membuat daftar piket guru/pegawai di sekolah," katanya.

(Tribunjambi.com/ Wahyu Herliyanto)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved