Breaking News:

Anda Termasuk yang Cicilan Kendaraan Ditangguhkan Satu Tahun? Ada Tiga Tahapan yang Harus Dilalui

Guna meringankan beban masyarakat akibat efek domino corona, Presiden RI Joko Widodo menjanjikan

Editor: Fifi Suryani
KONTAN/CHEPPY A MUKHLIS
Ilustrasi: uang angsuran kredit 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Guna meringankan beban masyarakat akibat efek domino corona, Presiden RI Joko Widodo menjanjikan kelonggaran untuk pekerja informal. 

Diantaranya tukang ojek, sopir taksi, serta nelayan dalam pembayaran cicilan kredit kendaraan.

Para pekerja informal tersebut bisa diberikan kelonggaran angsuran (relaksasi kredit) selama maksimal 1 tahun. 

Adapun kelonggaran sampai satu tahun mengacu pada jangka waktu restrukturisasi yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Stimulus. Namun, pemberian jangka waktu bisa bervariasi, akan sesuai dengan kesepakatan bank. Bisa 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, sampai maksimal 1 tahun. 

Relaksasi kredit (kelonggaran angsuran) sampai satu tahun ini pun diberikan kepada debitur yang diprioritaskan, seperti debitur yang memiliki itikad baik.

"Intinya kebijakan jangka waktu penundaan yang diberikan sangat erat kaitannya dengan dampak virus corona atawa Covid 19 terhadap debitur, termasuk masa pemulihan usaha dan kemajuan penanganan hingga penurunan wabah virus corona," ujar OJK dalam keterangannya, Kamis (26/3/). 

Untuk lebih jelas, simak tahap-tahap mendapatkan relaksasi kredit di bawah ini. 

1. Ajukan Permohonan 

Masyarakat yang memiliki tunggakan kendaraan motor maupun mobil, utamanya yang beritikad baik, wajib mengajukan permohonan restrukturisasi.
Caranya, melengkapi dengan data yang diminta oleh bank atau perusahaan leasing.

Bisa disampaikan secara online melalui email atau website resmi yang ditetapkan oleh bank maupun leasing. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved