Longsor di Merangin

Alat Berat Belum Diturunkan, Warga Gunakan Cangkul untuk Buka Akses Jalan yang Terdampak Longsor

Rizky warga Koto Rami menyebut, saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas, itupun harus didorong oleh warga yang di lokasi.

Alat Berat Belum Diturunkan, Warga Gunakan Cangkul untuk Buka Akses Jalan yang Terdampak Longsor
Istimewa
Longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (29/2). Lokasi tanah longsor yang terjadi di jalan perbukitan kawasan Bukit Raya. sfs 

Alat Berat Belum Diturunkan, Warga Gunakan Cangkul untuk Buka Akses Jalan yang Terdampak Longsor

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Hingga pagi ini (26/3/2020) longsoran tanah yang terjadi di ruas jalan di Desa Koto Rami belum dibersihkan.

Saat ini belum ada petugas dari Dinas PUPR Kabupaten Merangin turun ke lapangan.

Untuk melancarkan arus lalu lintas, warga setempat terpaksa melakukan gotong royong dengan peralatan seadanya seperti cangkul. 

Rizky warga Desa Koto Rami menyebut, saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas, itupun harus didorong oleh warga yang di lokasi.

Cegah Virus Corona, Danrem 042 Gapu Terapkan Fisikal Distancing Kepada Anggota Saat Apel Pagi

Hati-hati, Koto Rami Merangin Terkenal Rawan Longsor, Begini Kondisinya

BREAKING NEWS Ternyata 122 Penumpang Kapal yang Turun di Pelabuhan Roro Bukan TKI

"Alhamdulillah motor sudah bisa lewat, tapi harus dibantu dorong. Kalau mobil belum bisa," kata Rizki.

Dia berharap agar pemerintah bisa menurunkan alat berat untuk menyingkirkan tanah longsor tersebut. ( longsor di Merangin )

"Harus pakai alat berat. Dak bisa pakai cangkul," imbuhnya.

(Tribunjambi.com/ Muzakkir)

Penulis: muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved