Wabah Virus Corona Belum Selesai, Kini Muncul Hantavirus di China, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Wabah virus corona atau Covid-19 belum juga selesai, kini muncul wabah Hantavirus di China.

Editor: Heri Prihartono
EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT
Dokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China 

TRIBUNJAMBI.COM - Wabah virus corona atau Covid-19 belum juga selesai, kini muncul wabah Hantavirus di China.

Diketahui, Hantavirus menewaskan seorang pria asal Yunnan di China.

Wartakotalive.com mengutip artikel The Siasat Daily, Hantavirus muncul di China.

 

 

Setelah kematiannya yang tidak dapat dijelaskan, Hantavirus membuat komunitas global panik dan menjadi tren di media sosial.

Apa itu hantavirus?

Menurut Centre for Disease and Prevention (CDC), tidak seperti coronavirus yang menyebar di udara, Hantavirus disebabkan oleh tikus.

Hewan pengerat

“Infestasi hewan pengerat di dalam dan sekitar rumah tetap menjadi risiko utama paparan Hantavirus"

"Bahkan orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus, ”kata Global Times.

Ini tidak ditularkan dari manusia ke manusia, tetapi lebih dari tikus yang membawa virus dengan manusia.

Doketahui, Hantavirus Dunia Baru dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS).

Sementara Hantavirus Dunia Lama dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).

Gejala

Hantavirus memiliki masa inkubasi yang kecil dan gejalanya hampir mirip dengan coronavirus yang berkembang lebih dari 1 hingga 8 minggu.

Gejala awal untuk Hantavirus Pulmonary Syndrome termasuk demam, sakit kepala, sakit otot terutama di paha, pinggul, punggung.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved