Parkiraan Cuaca Provinsi Jambi 25 Maret – 27 Maret 2020, Ada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat
Adanya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Lampung yang secara tidak langsung membentuk daerah pertemuan angin.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
Parkiraan Cuaca Provinsi Jambi 25 Maret – 27 Maret 2020, Ada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Adanya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Lampung yang secara tidak langsung membentuk daerah pertemuan angin yang memanjang di Samudera Hindia Selatan – Barat Daya Banten.
Sedangkan sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Barat Aceh, Kalimantan Barat, Samudera Pasifik Utara Papua dan Laut Arafuru.
Kondisi tersebut memicu pertumbuhan awan-awan hujan yang cukup signifikan di wilayah Provinsi Jambi pada 25 Maret – 27 Maret 2020.
Hal ini berdasarkan keterangan dari Kasi Data dan Informasi BMKG Jambi, Kurnia Ningsih.
• Polda Jambi Ungkap Pemilik 60 Ton BBM Ilegal, Kapal Tanker Disewa dari Pengusaha di Samarinda
• Disperindag Jambi Upayakan Harga Kebutuhan Pokok Saat Ramadan Tetap Stabil
• Pemkot Jambi Kerahkan Mobil Damkar dan Water Cannon untuk Semprotkan Disinfektan
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang/sore dan malam/dini hari di wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur, Kab. Tanjung Jabung Barat, Kab. Muaro Jambi, Kota Jambi, Kab. Batanghari, Kab. Tebo, Kab. Sarolangun, Kab. Merangin, Kab. Bungo, Kab. Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan banjir di wilayah–wilayah tersebut.
Untuk prakiraan cuaca dan tinggi gelombang di perairan timur Jambi sebagian besar berawan dan tinggi gelombang rendah, 0.5-1.25m.
Hal ini berlaku pada 25 Maret 2020 jam 19.00 WIB hingga 26 Maret jam 07.00 WIB.
Wilayah perairan selat Berhala, perairan Lingga, perairan utara Bangka, mengalami cuaca berawan dengan arah angin utara - timur, kecepatan angin 02-15 knot.
Sedangkan perairan selat bangka bagian utara mengalami hujan lokal dengan arah angin barat laut -timur laut, kecepatang angin 03-15 knot dan tinggi gelombang tenang, 0.0 - 0.5m.
Kelembapan udara lapisan atas yang cenderung rendah menyebabkan pembentukan awan-awan hujan menjadi kurang signifikan. (Lai)