Virus Corona
Cegah Penyebaran Covid-19,Presiden Jokowi Instruksikan Tak Ada Lockdown Tapi Pilih Gunakan Cara Ini
Lonjakan pasien yang diketahui positif terinfeksi virus corona kian mengkhawatirkan!
TRIBUNJAMBI.COM - Lonjakan pasien yang diketahui positif terinfeksi virus corona kian mengkhawatirkan
Bahkan angka penambahanjumlah pasien positif virus corona tersebut selalu di angka dua digit.
Tak hanya penambahan pasien baru yang positif, penambahan juga tampak pada korban yang meninggal dunia akibat virus corona.
• Update Hasil LIDA Grup 1 Top 18 Tadi Malam, Rana Sumbar Tersenggol, Andari Raih Poin Tertinggi
Ia mengatakan, keputusan untuk tidak melakukan lockdown merupakan instruksi Presiden Joko Widodo.
"Saya tegaskan, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi yang telah memberikan instruksi kepada Kepala Gugus Tugas, bahwa tidak akan ada lockdown," kata Doni dalam keterangan yang disampaikan lewat sebuah video, Sabtu (21/3/2020).
• Jumlah Positif Virus Corona Melonjak Jadi 514 Kasus, Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Ahli!
Doni mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan virus corona.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ini meminta masyarakat mematuhi imbauan pemerintah.
Salah satu imbauan itu adalah dengan menjaga jarak atau social distancing dan menghindari kegiatan yang berkerumun.
"Yang paling penting mematuhi kebijakan pemerintah, yaitu social distancing, atau lebih mudah kita bisa artikan jangan saling berdekatan. Dilarang saling berdekatan dan dilarang berkumpul," ujar dia.
"Kalau ini dipatuhi Insya Allah kita bisa mengurangi masyarakat yang terpapar," kata Doni Monardo.
Desakan soal lockdown bergema karena kasus positif virus corona di Indonesia terus meningkat tajam.
Isu ini sempat menguat juga lewat tagar #Indonesia_LockdownPlease yang menjadi tren di Twitter.
Jumlah pasien yang positif terinfeksi Virus Corona tembus di angka 514 jiwa.
Pemerintah melaporkan, Minggu (22/3/2020), jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) bertambah 64 orang dari sebelumnya.
Sehingga 514 pasien positif COVID-19 di Indonesia.
• 37 Gempa Bumi Susulan Guncang Bali dan Lombok, Begini Penjelasan BMKG!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-darah-pasien-positif-virus-corona.jpg)