Kisah Dokter di Toraja Tangani Virus Corona Berbekal Jas Hujan dan Sepatu Boots

Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan virus corona

Editor: rida
ist
Ilustrasi 

Kisah Dokter di Toraja Tangani Virus Corona Berbekal Jas Hujan dan Sepatu Boots

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM- Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan virus corona.

Direktur RSUD Lakipadada Tana Toraja, dr Safari D Mangopo mengatakan, pihaknya terpaksa membuat sendiri APD tersebut.

“Kami memang kekurangan APD seperti pakaian pelindung, masker, disinfektan, dan lainnya. Beberapa di antaranya yang digunakan saat ini hanya dibuat sendiri oleh tim medis,” kata Safari saat dikonfirmasi, Sabtu (21/03/2020).

IlUstrasi

Satpol PP Sarolangun Merazia Sejumlah Indekos Dugaan Praktik Prostitusi, Petugas Hanya Temukan Ini

Pembangunan RS Khusus Corona di Batam Sudah 80 Persen, Menteri Basuki Pastikan 28 Maret Beroperasi

Jalan Rusak di Muara Sabak Ulu, Dinas PUPR Tanjabtim Bakal Melakukan Perbaikan Sementara

Safari mengatakan, APD yang dibuat, misalnya masker dari kain dilengkapi tali, mantel hujan dari plastik, sepatu boots, serta pelindung wajah yang terbuat dari karet tebal.

Semua APD yang dibuat sendiri sesuai dengan standar.

"Masker yang kami buat ada pori-pori kecil yang tentunya aman bagi tenaga medis. Juga jas hujan dan alat pelindung wajah, semua aman untuk digunakan," ucap Safari.

Selain APD, disinfektan di rumah sakit juga semakin menipis sejak beberapa terakhir, bahkan terpaksa harus diolah sendiri.

Jaga Lahan Pertanian, Cek Endra Larang Alih Fungsi Lahan

Takut Banyak Tak Datang, Syukuran Sunatan Rafathar Tak Undang Tamu, Nagita Slavina: Itu Lebih Baik

Baru Diaspal, Begini Kondisi Terkini Jalan Provinsi di Kelurahan Muara Sabak Ulu yang Nyaris Putus

“Selain alat pelindung diri, cairan disinfektan juga sudah mau habis dan sangat susah untuk mendapatkannya. Jalan satu-satunya adalah dibuat sendiri oleh pihak kami di RSUD Lakipadada,” ujar Safari. 

RSUD Lakipadada Tana Toraja merupakan rumah sakit rujukan penanganan kasus corona untuk wilayah utara Sulawesi Selatan.

Distribusi APD

Selain di Tana Toraja, kesulitan mendapatkan APD juga dirasakan rumah sakit di Malang dan Bali.

Bahkan, ada ancaman mogok kerja yang dilakukan tenaga medis rumah sakit umum yang menangani pasien positif corona di Sulawesi Tenggara.

Ancaman tersebut terjadi karena minimnya suplai APD di lingkungan kerja mereka.

Kapal Bantuan Provinsi Jambi Terbengkalai di Tanjabbar, Tak Terurus dan Hampir Tenggelam

Wakil Wali Kota Samarinda Akhirnya Tunda Resepsi Pernikahan Anak Mengundang 50 Ribu Orang

Tangis Marion Jola Pecah Saat Bahas Video Syur Mirip Dirinya, Beri Pengakuan ke Orang Tuanya Begini

Hasil LIDA 2020 Indosiar Malam Tadi, Cinta dari Bangka Belitung Tersenggol, Nia dan Defri Lolos

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak pemerintah segera mendistribusikan APD.

“Pemerintah harus segera mendistribusikan APD sesuai panduan WHO untuk pencegahan dan pengendalian virus corona ke tenaga medis hingga ke daerah-daerah. Ini mendesak," ujar Usman dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2020).

Sedangkan anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mendorong Polri dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyelidiki kelangkaan stok APD bagi para dokter dan perawat.

Arsul mengatakaan, kelangkaan APD itu meresahkan karena dapat mengancam keselamatan dokter dan perawat dalam penanganan pasien Covid-19.

"Saya meminta Polri bekerja sama PPNS dari Kementerian Perdagangan agar turun menyelidiki apa yang dikeluhkan oleh para tenaga medis dan rumah sakit ini," kata Arsul, Sabtu (21/3/2020).

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Kekurangan APD, Tim Medis di RS Toraja Terpaksa Gunakan Jas Hujan dan Sepatu Boots https://regional.kompas.com/read/2020/03/22/10122941/kekurangan-apd-tim-medis-di-rs-toraja-terpaksa-gunakan-jas-hujan-dan-sepatu

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved