Berita Tanjab Barat

Kapal Bantuan Provinsi Jambi Terbengkalai di Tanjabbar, Tak Terurus dan Hampir Tenggelam

Informasi yang diterima bahwa kapal Inka Mina yang terbengkalai itu merupakan kapal bantuan pengadaan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi

Tribunjambi/Samsul Bahri
Penampakan Kapal Inka Mina di Tanjabbar yang terbengkalai dan hampir tenggelam. 

Kapal Bantuan Provinsi Jambi Terbengkalai di Tanjabbar, Tak Terurus dan Hampir Tenggelam

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kapal Inka Mina yang merupakan kapal bantuan dari Dinas Perikanan Provinsi Jambi yang di peruntukkan untuk nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, (Tanjabbar) terbengkalai. 

Kapal Inkan Mina yang berada di atas 30 GT itu terbuat dari bahan Viber. Ia terlihat tersandar di pelabuhan Tempat Penampungan Ikan (TPI).

Kondisinya tak terurus dan tanpa ada perawatan.

Bahkan, terpantau kapal tersebut dengan kondisi sudah hampir tenggelam.

Belum diketahui secara pasti, mengapa sebuah kapal tersebut dibiarkan tak terurus.

Informasi yang diterima bahwa kapal Inka Mina yang terbengkalai itu merupakan kapal bantuan pengadaan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jambi pada 2011 lalu.

Gunakan Mobil Damkar, Diskominfo Keliling Kota Bangko Sosialisasi Pencegahan Corona

Dapat Protes Keras Dokter hingga Petisi, Pernikahan Anak Wakil Walikota Samarinda Akhirnya Ditunda

Tepat di Hari Kelulusannya Ibunya Meninggal, Calon Marinir Nangis Sambil Ditenangkan Gatot Hariyanto

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tanjabbar, Netty Martini, membenarkan hal tersebut.

"Memang Kapal Inka Mina di atas 30 GT itu kapal aset milik Provinsi Jambi. Kalau terbengkalai lihatlah kondisinya seperti apa, karena memang perawatannya bukan wewenang dari kita di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tanjabbar," ujarnya, Minggu (22/3/2020).

Ia menerangkan bahwa pada pihaknya tidak memiliki kewenangan apapun mengenai aset yang ada di wilayah laut.

Hal ini lantaran, kata Netty, soal laut termasuk aset-aset yang ada sudah diserahkan kepada Provinsi Jambi sebagai kewenangannya.

Diakuinya pula, pihaknnya tidak memiliki wewenang apapun.

"Jadi kami saat ini hanya mempunyai wewenang pembudayaan masyarakat nelayan saja di kabupaten pesisir. Jadi bagaimana kita memperdayakan masyarakat ini (untuk bernelayan produktif)," terangnya.

"Sementara untuk semua yang berurusan dengan laut, wewenangnya beralih ke Provinsi Jambi. Termasuk juga masalah aset-aset yang ada di kita, itu sudah kita kumpulkan untuk diserahkan ke provinsi," pungkasnya.

(Tribunjambi.com/ Samsul Bahri)

Penulis: samsul
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved