Dampak Wabah Virus Corona, Mudik Lebaran 2020 Bakal Dilarang? Ini Penjelasan Kemenhub

Dampak Wabah Virus Corona, Mudik Lebaran 2020 Bakal Dilarang? Ini Penjelasan Kemenhub

Editor: rida
Tribunnews/Jeprima
Kepadatan arus kendaraan saat melintas di Tol Dalam Kota, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2019). Kepadatan tersebut diperkirakan karena adanya peningkatan arus mudik kendaraan dari Jakarta menuju Cikampek, Jawa Barat. 

Dampak Wabah Virus Corona, Mudik Lebaran 2020 Bakal Dilarang? Ini Penjelasan Kemenhub

TRIBUNMATARAM.COM - Skenario terburuk pemerintah larang mudik lebaran 2020 untuk menanggulangi wabah corona.

Mewabahnya virus corona di Indonesia menjelang bulan Ramadhan membuat pemerintah harus putar otak mempersiapkan kemungkinan terburuk.

Lamanya wabah corona yang tidak bisa diprediksi memunculkan wacana batalnya mudik lebaran 2020.

Virus Corona Bisa Menempel di Plastik, Ini Cara Aman Terima Paket Saat Belanja Online

VIDEO: Potret Wisma Atlet Setelah Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Corona

Dua Tahun Berturut-turut Pemkab Sarolangun Terpatuh dan Tercepat Laporkan LHKPN se-Provinsi Jambi

Pemerintah membahas sejumlah sejumlah langkah penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19.

Salah satu skenario terburuknya, yakni pemerintah tengah mengkaji untuk melarang mudik Lebaran di tahun 2020.

Beberapa skema memang mulai dibahas saat ini jika status darurat corona masih belum mengalami perubahan.

Ayah Kandung, Ibu Tiri dan Tante Pukul Balita Hingga Tewas, Tetangga Dengar Korban Minta Ampun

Nasib TKI di Malaysia Karena Lockdown, Dipaksa Pulang, Akan Didenda Jutaan Rupiah Bila Tertangkap

Bawa Nasi dan Makan Bersama Pada Isra Miraj, Tradisi Warga Muaro Panco Merangin Sejak Lama

Ada 343 Peserta CPNS Sarolangun yang Masuk SKB, Jadwalnya Belum Ditentukan

Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati mengatakan, saat ini pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait sedang melakukan pembahasan terkait opsi pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini.

"Tadi didiskusikan apakah mudik akan dilakukan seperti biasa atau ada peninjauan ulang, atau bahkan ekstremnya dilarang. Tapi ini belum diputuskan," ujarnya dalam video conference, Jumat (20/3/2020).

Opsi-opsi tersebut diambil untuk mencegah terjadinya penularan virus corona.

Pasalnya, mudik identik dengan perkumpulan dan pergerakan masyarakat di satu titik. Hal tersebut menimbulkan potensi tinggi terjadinya penularan virus corona.

Apalagi saat mudik, terjadi pergerakan besar-besaran, terutama dari perkotaan ke pedesaan.

Pola pergerakan yang masif selama ini mudik ini akan membuat kontrol terhadap penyebaran Covid-19 semakin sulit.

" Mudik itu sendiri kita tahu, pengumpulan massa dihindari. Bicara mudik sudah terbayang seperti apa akan terjadi perkumpulan masyarakat," tutur Adita.

Armada Perang Kiriman Prabowo Sukses Mendarat di Shanghai, Pesawat Hercules Bawa 9 Ton Alkes Pulang

Antisipasi Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan Hingga Tamu Disemprot Disinfektan

VIDEO : Sosialisasi Corona, Diskominfo Keliling Kota Bangko Gunakan Mobil Damkar

Lebih lanjut, Adita menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah mencegah penyebaran virus corona.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved