VIDEO: Viral Anggota DPRD Blora Menolak Diperiksa Kesehatan Usai Kunker dari Lombok

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, para anggota DPRD tersebut bersedia dilakukan pemeriksaan kesehatan namun dengan syarat lokasinya dipindah...

Padahal, kedatangan tim medis disitu diketahui hanya menjalankan tugas profesinya untuk membantu pemerintah mengantisipasi penyebaran virus corona yang saat ini sedang mewabah di tengah masyarakat.

Karena merasa tak dihargai sebagai anggota dewan, WR kembali memanas di hadapan tim medis dari Dinkes Kabupaten Blora tersebut.

"Oh iya, saya tanya, jikalau masyarakat dari luar kota masuk ke Blora diperiksa, berarti setiap malam kamu memberhentikan bus luar kota ya? Terus Bupati sekeluarga ke Yogyakarta kamu periksa enggak? Terus Wakil Bupati sekeluarga ke Jakarta kamu periksa enggak?" ujar WR lagi.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, para anggota DPRD tersebut bersedia dilakukan pemeriksaan kesehatan namun dengan syarat lokasinya dipindah ke RSUD Cepu.

Karena itu, rombongan ti medis langsung meluncur ke RSUD Cepu saat itu juga.

Namun, setelah ditunggu di halaman rumah sakit, bus yang mengangkut rombongan DPRD tersebut tak kunjung datang ke lokasi.

"Meski demikian, kami sudah memeriksa 14 orang yang datang dari Lombok. Hasilnya aman, suhu tubuh normal. Untuk yang belum diperiksa, kami akan datangi ke rumahnya masing-masing," kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman (P3PLP) Dinkes Blora, Edi Sucipto.

https://youtu.be/-JsloWU3PmM

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Anggota DPRD Blora Menolak Diperiksa Kesehatan Usai Kunker dari Lombok, Membentak Tim Medis dan Viral di Media Sosial", https://regional.kompas.com/read/2020/03/20/21022301/fakta-anggota-dprd-blora-menolak-diperiksa-kesehatan-usai-kunker-dari-lombok?page=all#page4.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved