VIDEO: Viral Anggota DPRD Blora Menolak Diperiksa Kesehatan Usai Kunker dari Lombok

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, para anggota DPRD tersebut bersedia dilakukan pemeriksaan kesehatan namun dengan syarat lokasinya dipindah...

VIDEO: Viral Anggota DPRD Blora Menolak Diperiksa Kesehatan Usai Kunker dari Lombok

TRIBUNJAMBI.COM - Rekaman video yang memperlihatkan aksi tak pantas sejumlah anggota DPRD Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial.

Pasalnya, dalam rekaman itu mereka terlihat emosi dan merasa tak terima ketika akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora.

Padahal, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim medis tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sebab, sejumlah anggota DPRD itu diketahui baru saja pulang dari kunjungan kerja di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

VIDEO: Pemerintah China Tuding Covid 19 yang Menyerang Negaranya Datang dari Indonesia

Ditinggal Pijat, Sepeda Motor Sutrisno Menghilang Ternyata Berada di Dapur Tetangga, Kok Bisa?

Dua WNA Positif Virus Corona di Bali Meninggal Dunia, Terbaru Wanita Berusia 72 Tahun

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, sebanyak 37 anggota DPRD Blora, Jawa Tengah, diketahui melakukan kunjungan kerja selama empat hari di Lombok, NTB.

Dalam kunjungan kerja yang dilakukan sejak Senin (16/3/2020) tersebut, beberapa anggota di antaranya juga mengajak anak dan istrinya.

Tujuan kunker tersebut diketahui untuk studi banding alat kelengkapan dewan (AKD) non-komisi.

Sepulangnya kunker itu, pada Kamis (19/3/2020) tepatnya di Terminal Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mereka disambut tim medis dari DKK Blora untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Mendapat sambutan dari tim medis itu, mereka bukannya senang tapi malah menunjukan respons negatif dan sikap arogan.

Karena tak terima dengan pemeriksaan yang dilakukan itu, mereka membentak para petugas medis tersebut.

"Kamu pejabat enggak? SOP-nya mana? Surat tugasnya mana? Kita DPR, bukan anak gembala. Pakai aturan. Pakai undang-undang," ujar salah seorang anggota DPRD Blora, WR dengan nada tinggi.

"Perintah dari mana, Pak?" sahut anggota DPRD Blora yang lain.

Mendapat bentakan dan cercaan dari sejumlah anggota dewan yang terhormat itu, para petugas medis di lokasi hanya tertegun dan menundukan kepala.

Padahal, kedatangan tim medis disitu diketahui hanya menjalankan tugas profesinya untuk membantu pemerintah mengantisipasi penyebaran virus corona yang saat ini sedang mewabah di tengah masyarakat.

Karena merasa tak dihargai sebagai anggota dewan, WR kembali memanas di hadapan tim medis dari Dinkes Kabupaten Blora tersebut.

"Oh iya, saya tanya, jikalau masyarakat dari luar kota masuk ke Blora diperiksa, berarti setiap malam kamu memberhentikan bus luar kota ya? Terus Bupati sekeluarga ke Yogyakarta kamu periksa enggak? Terus Wakil Bupati sekeluarga ke Jakarta kamu periksa enggak?" ujar WR lagi.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, para anggota DPRD tersebut bersedia dilakukan pemeriksaan kesehatan namun dengan syarat lokasinya dipindah ke RSUD Cepu.

Karena itu, rombongan ti medis langsung meluncur ke RSUD Cepu saat itu juga.

Namun, setelah ditunggu di halaman rumah sakit, bus yang mengangkut rombongan DPRD tersebut tak kunjung datang ke lokasi.

"Meski demikian, kami sudah memeriksa 14 orang yang datang dari Lombok. Hasilnya aman, suhu tubuh normal. Untuk yang belum diperiksa, kami akan datangi ke rumahnya masing-masing," kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman (P3PLP) Dinkes Blora, Edi Sucipto.

https://youtu.be/-JsloWU3PmM

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Anggota DPRD Blora Menolak Diperiksa Kesehatan Usai Kunker dari Lombok, Membentak Tim Medis dan Viral di Media Sosial", https://regional.kompas.com/read/2020/03/20/21022301/fakta-anggota-dprd-blora-menolak-diperiksa-kesehatan-usai-kunker-dari-lombok?page=all#page4.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved