Seberapa Efektif Obat Avigan dan Cloroquine Menyembuhkan Pasien Virus Corona? Negatif dalam 4 Hari?
Obat-obat yang direkomendarikan Presiden Jokowi tersebut akan didistribusikan dengan berbagai cara, termasuk lewat dokter keliling.
1. Avigan Menjadi obat influenza di Jepang
Avigan atau Favipiravir adalah obat antivirus yang dikembangkan oleh Toyama Chemical.
Obat ini kemudian diproduksi oleh Zheijang Hisun Pharmaceutical.
Obat antivirus ini telah digunakan untuk melawan banyak virus RNA (ribonucleic acid) yaitu virus yang menyebabkan berbagai penyakit termasuk influenza yang melanda Jepang pada 2014 lalu.
2. Chloroquine memblokir infeksi virus
Melansir Science News pada Kamir (19/3/2020), Chloroquine dapat memblokir infeksi virus dengan mengganggu kemampuan beberapa virus, termasuk juga dengan virus corona untuk memasuki sel.
Kandungan tersebut ditemukan oleh ahli virologi dari Wuhan Institute of Virology dai Chinese Academy of Sciences, Manli Wang dan tim penelitinya untuk dapat membatasi pertumbuhan virus corona baru apabila diberikan setelah masuk.
"chloroquine juga dapat membantu sistem kekebalan tubuh melawan virus tanpa jenis reaksi berlebihan yang dapat menyebabkan kegagalan organ," kata peneliti.
3. Sedia 5000 butir dan pesan 2 juta Avigan dari Jepang
Untuk menanggulangi virus corona ini Pemerintah telah menyediakan 5000 butir avigan.
Tak hanya menyediakan sejumlah tersebut pemerintah juga telah memesan 2 juta butir obat dari Jepang.
• Banyak Warganya yang Meninggal karena Virus Corona, Gubernur Anies Baswedan Umumkan Status Baru
4. BUMN persiapkan 3 juta chloroquine
Selain mendatangkan Avigan dari luar negeri, chloroquine juga tengah disiapkan pemerintah melalui BUMN yang bergerak di bidang farmasi.
"chloroquine ini kita telah siap 3 juta," kata Presiden dikutip dari Kompas.com.
Kendati demikian, Jokowi tetap meminta BUMN yang bergerak di bidang farmasi untuk terus menggenjot produksi obat ini.