Virus Corona

Dijamin Gratis untuk Masyarakat, Pemerintah Minta BUMN Beli Alat Rapid Test Corona

Dijamin Gratis untuk Masyarakat, Pemerintah Minta BUMN Beli Alat Rapid Test Corona

Editor: Deni Satria Budi
Instagram @erickthohir
Menteri BUMN, Erick Thohir 

Walaupun pengadaan alat ini membutuhkan biaya besar kata Arya, tetap bisa digunakan masyarakat secara gratis.

Arya menyebut pihak Kementerian BUMN sudah membaca kemungkinan Indonesia untuk menerapkan rapid test ketika masih diberlakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) yang memakan waktu lebih lama.

"Ketika kemarin kita lihat bahwa di beberapa negara pakai rapid test, walaupun kita kemarin tetap memanfaatkan PCR untuk memberi kepastian," ujar Arya.

"Dari BUMN melihat bahwa ini (rapid test) harus cepat juga kita siapkan," sambugnya.

UPDATE Data Positif Virus Corona 450 Orang, Jumlah Pasien Meninggal Dunia 38 Orang

BREAKING NEWS - 2 WNI Positif Virus Corona di Singapura Dikabarkan Meninggal Dunia

Kementerian BUMN kemudian segera memerintahkan perusahaannya untuk mencari alat rapid test dengan kualitas terbaik.

"Makanya kami dari BUMN meminta kepada perusahaan-perusahaan BUMN untuk mencarikan (alat) rapid test ini," ungkap Arya.

"Ketika sudah didapat mana yang terbaik, bukan yang enggak benar atau palsu, jadi kita minta untuk dicarikan," imbuhnya.

Menurut Arya, Erick sudah lama memerintahkan pembelian alat rapid test ini.

Hal ini dimaksudkan, ketika Jokowi sudah memberi wewenang rapid test, maka alat sudah siap didistribusikan.

"Ini sudah jauh-jauh hari diminta Pak Erick kepada BUMN yang memang berurusan dengan alat kesehatan dan obat-obatan," ungkap Arya.

Alat rapid test yang sudah didapat harus lolos uji dari Kementerian Kesehatan.

"Ketika dapat, kita sudah siap, tinggal menunggu, tapi kita ajukan juga ke Kementerian Kesehatan," kata Arya.

Distribusinya pun diserahkan kepada Kemenkes yang nantinya akan menyalurkan ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan.

Arya menegaskan rapid test tidak dikenakan biaya untuk masyarakat lantaran sudah ditanggung pemerintah.

"Kita kan tahu pemerintah sudah commit juga untuk menggratiskan ini kepada pasien corona, jadi enggak ada kekhawatiran untuk itu," tegasnya.

Berikut video lengkapnya:

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved