Virus Corona
Daftar Pejabat Positif Virus Corona Selain Walikota Bogor Bima Arya dan Menhub Budi Karya Sumadi
Kasus pajabat yang dinyatakan positif virus corona berawal dari sosok Menhub Budi Karya Sumadi.
Berikut ini pernyataan lengkap Pratikno.
"Pak Budi Karya Sumadi Pak Menhub sekali lagi ini kami sampaikan atas izin keluarga. Jadi tugastugas beliau sebagai Menteri Perhubungan memang terdepan dan beliau sangat aktif untuk penanganan dampak Covid-19 ini.
Banyak sekali tugas Menhub yang terlibat dalam hal ini mulai dari evakuasi dan lain-lain dan penyediaan fasilitas yang juga membutuhkan fungsi Kementrian Perhubungan.
Keterlibatan beliau kerja keras beliau luar biasa untuk penanganan dampak ini. Tadi saya dapat laporan dari RSPAD dan Pak Menkes bahwa kondisi kesehatan Pak Menhub semakin baik.
Jadi alhamdulillah doa kita bersama dan tentu saja rumah sakit bekerja keras agar beliau semakin sehat demikiran pasien yang lain juga semakin sehat."
Ciri-ciri Awal Gejala Virus Corona
Dalam artikel di laman Alodoker yang ditinjau Dokter Merry Dame Cristy Pane, dijelaskan gejala yang muncul biasanya dalam waktu dua hari sampai dua pekan setelah terpapar virus corona.
Disebutkan, ada gejala umum yang biasanya muncul yaitu demam, batuk, dan sesak napas.
Gejala lain yang lebih detail terkait ciri-ciri awal yaitu, munculnya gejala flu.
Mulai dari sakit kepala, batuk, hidung berair, demam, dan nyeri tenggorokan.
Kemudian, bisa muncul juga gejala penyakit infeksi pernapasan berat. Mulai dari demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, hingga batuk berdahak bahkan berdarah.
Perlu diketahui, virus corona ini memang menyerang sistem pernapasan.
Efeknya sangat berbahaya bagi tubuh. Dari kasus yang parah, virus corona ini bisa menyebabkan komplikasi pada penderitanya.
Mulai dari pneumonia, gagal ginjal, infeksi sekunder pada organ lain, hingga kematian.
Hingga kini, di negara-negara lain sudah banyak korban yang meninggal akibat terinfeksi kasus corona.
Penularan virus corona atau Covid-19 ini melalui beberapa hal.
Misalnya, dari bersin, batuk, atau menghirup percikan ludah penderita Covid-19.
Kemudian, memegang mulut atau hidung tanpa cuci tangan setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita yang terinfeksi virus corona.
Selain itu, virus corona juga bisa menular karena kontak fisik dengan penderitanya, seperti sentuhan saat berjabat tangan.
Dalam artikel itu, disebutkan virus corona bisa menginfeksi siapa pun.
Namun, risikonya akan sangat berbahaya jika menginfeksi orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.
Selain itu, berbahaya juga bagi orang yang sedang sakit dan orang yang lanjut usia.
Oleh karena itu, jika mengalami gejala infeksi virus corona, apalagi gejala tersebut muncul selama dua pekan setelah kembali dari negara-negara yang terpapar corona, maka segera periksa ke dokter.
Jika dicurigai, maka harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Biasanya, untuk mengetahui apakah pasien tersebut terinfeksi virus corona atau tidak, dokter akan melakukan pemeriksaan.
Khususnya, menanyakan apakah pasien sempat bepergian ke negara yang terpapar virus corona atau tidak.
Kemudian, akan ada pemeriksaan lanjutan. Mulai dari uji sampel darah, tes usap tenggorokan, hingga rontgen dada.
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ini Pesan Penting dari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang Positif Terkena Virus Corona, https://jabar.tribunnews.com/2020/03/20/ini-pesan-penting-dari-wali-kota-bogor-bima-arya-sugiarto-yang-positif-terkena-virus-corona.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Hanya Bima Arya, Seorang Pejabat Pemkot Bogor Juga Positif Corona, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/20/tak-hanya-bima-arya-seorang-pejabat-pemkot-bogor-juga-positif-corona.