Berita Nasional

Ahli Tidak Merekomendasikan Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah, Ternyata Ini Alasannya

Ahli Tidak Merekomendasikan Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah, Ternyata Ini Alasannya

Editor: Andreas Eko Prasetyo
shutterstock
Ilustrasi pakai hand sanitizer 

Ahli Tidak Merekomendasikan Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah, Ternyata Ini Alasannya

TRIBUNJAMBI.COM - Ditengah wabah virus corona yang saat ini menghantui masyarakat Indonesia.

Mendadak ramai tips dan cara untuk membuat hand sanitizer sendiri di rumah.

Namun ternyata ahli tak merekomendasikannya, kenapa?

Hand sanitizer merupakan salah satu hal yang saat ini dicari-cari selain masker.

Tim Terpadu Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Terus Upayakan Langkah Preventif, Lakukan Discreening

VIDEO: Proses Penyemprotan Disinfektan di PN Jambi, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Saking Parnonya Hotman Paris Pada Covid-19, Makanan Beli Sampai Dimasak Lagi dan Dipegang Pakai Tisu

Memakai hand sanitizer dinilai merupakan satu di antara berbagai macam cara mengantisipasi penyebaran virus corona.

Karena banyaknya permintaan, kini hand sanitizer menjadi barang yang langka dan susah ditemukan.

Maka banyak tips yang beredar tentang cara pembuatan hand sanitizer sendiri di rumah.

Namun ternyata hal tersebut tak pernah direkomendasikan oleh ahli kesehatan.

Seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB.

dr. Ari mengimbau agar masyarakat tidak membuat sendiri hand sanitizer.

Membuat hand sanitizer memerlukan pengetahuan.

Masyarakat umum yang tak punya pengetahuan medis tidak diperkenankan untuk membuat hand sanitizer sendiri di rumah.

"Ada standarnya dalam membuat hand sanitizer. Kepada masyarakat kalau tidak memiliki pengetahuian tentang pembuatan hand sanitizer, jangan membuat sendiri," ujar Profesor Ari, dalam konferensi pers daring #FKUIPeduliCOVID19, Jumat (20/3/2020) dikutip dari Kompas.com.

Pengamat Intelijen Tegur Fadli Zon dan Rizal Ramli: Situasi Darurat Ini Seharusnya Evaluasi Diri

Jasa Raharja Giatkan Millenial untuk Dukung Program Use Less Plastic

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Masuk Virus Corona, Lalu Kenapa Bisa Menyebabkan Kematian?

Jumlah ODP di Kota Jambi Meningkat Jadi 90 Orang

 

Sebuah pengumuman masker dan hand sanitizer kosong dipasang di depan pintu masuk sebuah minimarket di Jalan Simpang Wilis, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2020). Menurut pegawai minimarket, masker dan hand sanitizer di toko tersebut kosong sejak dua minggu lalu. Kelangkaan masker di Kota Malang terjadi sejak maraknya penyebaran virus corona COVID-19. Surya/Hayu Yudha Prabowo
Sebuah pengumuman masker dan hand sanitizer kosong dipasang di depan pintu masuk sebuah minimarket di Jalan Simpang Wilis, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2020). Menurut pegawai minimarket, masker dan hand sanitizer di toko tersebut kosong sejak dua minggu lalu. Kelangkaan masker di Kota Malang terjadi sejak maraknya penyebaran virus corona COVID-19. Surya/Hayu Yudha Prabowo (Surya/Hayu Yudha Prabowo)

Sebab, kata Prof Ari, dalam membuat hand sanitizer terdapat takaran dan komposisi yang tepat, karena produk ini mengandung bahan-bahan kimia.

Di antaranya alkohol 95 persen, gliserol, H2O2 dan beberapa zat kimia lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved