Deretan Penyebab Pusing saat Bangun Tidur di Pagi Hari

Banyak orang mengeluhkan kepalanya terasa nyut-nyutan atau pusing begitu bangun tidur di pagi hari. Penyebab kepala pusing saat bangun tidur bisa berm

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @meyerdentalgroup
Ilustrasi sakit kepala 

Deretan Penyebab Pusing saat Bangun Tidur di Pagi Hari

TRIBUNJAMBI.COM - Banyak orang mengeluhkan kepalanya terasa nyut-nyutan atau pusing begitu bangun tidur di pagi hari.

Kondisi ini membuat orang yang merasakannya tidak bisa beraktivitas dengan optimal sepanjang hari.

Melansir Healthline, sebanyak 1 dari 13 orang mengalami sakit kepala atau pusing saat bangun tidur.

Ilustrasi sakit kepala
Ilustrasi sakit kepala (Instagram @zomegram2018)

Penyebab kepala pusing saat bangun tidur bisa bermacam-macam.

Antara lain:

1. Migrain

Sakit kepala di pagi hari bisa jadi karena perubahan fungsi organ tubuh.

Pada pagi hari, respons pengurangan rasa sakit tubuh cenderung turun, sehingga Anda bisa merasakan sakit.

Selain itu, pagi hari merupakan momentum tubuh menciptakan lebih banyak adrenalin.

Proses ini terkadang menyebabkan migrain atau sakit kepala ringan.

Pusing yang dirasakan saat migrain biasanya bikin kepala berdenyut disertai mata berkunang-kunang, sensitif terhadap bau, dan mual.

Kebanyakan migrain di pagi hari terjadi antara pukul empat sampai sembilan pagi, di sela-sela jam Anda bangun pagi.

Rupiah Melemah Rp 14.800 per Dolar, Emas Antam Naik Jadi Rp 819.000 per Gram, IHSG Melemah Tipis

Harga Mobil LCGC - Toyota Agya, Calya, Daihatsu Ayla, Sigra, Honda Brio, Datsun Go, Suzuki Karimun

2. Susah tidur

Susah tidur di malam hari atau insomnia memengaruhi pola tidur dan menyebabkan kurang tidur.

Orang yang susah tidur, saat bangun tidur cenderung mengalami sakit kepala atau pusing.

Cara mengatasi bangun tidur kepala pusing karena susah tidur, bisa dengan melacak penyebab insomnia.

Setelah mengetahui penyebabnya, Anda bisa mendiskusikan dengan dokter jenis pengobatan atau terapi yang tepat untuk mengurangi masalah kesehatan ini.

Ilustrasi depresi
Ilustrasi depresi (kieferpix/Getty Images/iStockphoto)

3. Depresi dan gangguan kecemasan

Studi yang diterbitkan di Journal of American Medical Association menyebut, penyebab umum sakit kepala kronis di pagi hari adalah gangguan kecemasan dan depresi.

Pasalnya, masalah kesehatan mental ini dapat menyebabkan insomnia, yang selanjutnya memicu sakit kepala di pagi hari.

Jika Anda mengalami gangguan kecemasan atau depresi, bicarakan masalah kesehatanAnda dengan dokter.

Kondisi ini dapat dikelola dengan terapi, pengobatan, atau perawatan kombinasi.

Dengan mengelola depresi dan gangguan kecemasan, bangun tidur kepala pusing di pagi hari bisa teratasi.

4. Otot di leher tegang

Sakit kepala di pagi hari bisa jadi disebabkan otot yang tegang di sekitar leher.

Tak ada salahnya Anda mengevaluasi posisi tidur dan bantal yang selama ini digunakan.

Pilih bantal yang dapat membantu menopang leher dan tulang belakang.

Sehingga, tubuh dapat mempertahankan posisi tidur yang benar.

Bantal yang terlalu lunak mungkin tidak dapat menahan leher dan tulang belakang dengan benar.

Demikian juga bantal yang terlalu keras, bisa menciptakan sudut tubuh terlalu miring.

Hotman Paris & Inul Daratista Komentar Antrean Panjang Penumpang Transjakarta Kumpul Banyak Orang

Akses Jalan di Limun Rusak Parah, Mobil dan Motor Kerap Terperosok Ketika Usai Hujan

5. Efek obat

Pusing saat bangun tidur juga bisa disebabkan efek samping penggunaan obat-obatan tertentu.

Sejumlah obat-obatan punya efek samping mengganggu pola tidur atau bikin susah tidur di malam hari.

Gangguan tidur itu dapat menyebabkan pusing saat bangun tidur di pagi hari.

Coba konsultasikan dengan dokter jika Anda mendapati efek samping obat dapat menyebabkan sakit kepala di pagi hari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bangun Tidur Kok Kepala Malah Jadi Pusing?", . https://health.kompas.com/read/2020/03/16/060000068/bangun-tidur-kok-kepala-malah-jadi-pusing-?page=all#page2
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved