Rupiah Melemah Rp 14.800 per Dolar, Emas Antam Naik Jadi Rp 819.000 per Gram, IHSG Melemah Tipis
Senin (16/3) pukul 10.30 WIB, rupiah spot melemah dan berada di Rp 14.832 per dolar Amerika Serikat (AS). Dengan ini, rupiah melemah 54 poin atau 0,3
Rupiah Melemah di Lever Rp 14.800 per Dolar, Emas Antam Naik Jadi Rp 819.000 per Gram, IHSG Melemah Tipis-tipis
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Rupiah di pasar spot berbalik arah.
Senin (16/3) pukul 10.30 WIB, rupiah spot melemah dan berada di Rp 14.832 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dengan ini, rupiah melemah 54 poin atau 0,36% dibanding penutupan Jumat (13/3) di posisi Rp 14.778 per dolar AS.
Ini juga menjadi level terburuk dalam 16 bulan.
Padahal pada pembukaan hari ini, rupiah sempat menguat 0,40% ke Rp 14.714 per dolar AS.

Dengan pelemahan ini, rupiah hanya kalah dari baht Thailand dan ringgit Malaysia. Di mana, baht Thailand anjlok 0,70% dan ringgit Malaysia melemah 0,55%.
Dengan pelemahan ini, Bank Indonesia berniat turun tangan untuk intervensi di pasar obligasi.
• Sempat Ungkap Fakta Penemu Virus Corona, Ustadz Abdul Somad Mendadak Batalkan Jadwal Ceramahnya
• Warga di India Ramai-ramai Minum Air Kencing Sapi, Diyakini Jadi Obat Penangkal Virus Corona
Mengutip Bloomberg, bank sentral Indonesia tersebut merencanakan intervensi di pasar obligasi karena berupaya meningkatkan kepercayaan investor di tengah melemahnya mata uang Garuda.
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Moneter BI Nanang Hendarsah bilang, BI terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas rupiah.

Emas Antam Melonjak
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil naik pada Senin (16/3).
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 819.000.
Harga emas Antam ini naik Rp 10.000 per gram dari harga Minggu (15/3) di Rp 819.000.
Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam naik Rp 11.000 jadi Rp 741.000.