Politisi PKB Juanda: Politik Tidak Terlepas dari Uang
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Teguh Suprayitno
Politisi PKB Juanda: Politik Tidak Terlepas dari Uang
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dunia politik maupun suksesi Pilkada tidak terlepas dari uang.
Penegasan itu disampaikan langsung oleh Juanda, politisi PKB yang juga anggota DPRD Provinsi Jambi dalam diskusi politik bersama Kopipede dan Komisioner KPU Provinsi Jambi serta Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jambi.
Diskusi politik ini sendiri mengambil tema "Meneguhkan Perspektif Antikorupsi Calon Kepala Daerah".
"Politik tidak bisa dilepaskan dari uang. Meskipun sedikit,"ujarnya, Jumat (13/3/2020).
Dirinya memberikan gambaran kebutuhan ongkos politik ketika mencalonkan diri maju ke DPRD Provinsi Jambi. Ketika itu dirinya berusaha sehemat mungkin dalam penggunaan dana.
• Ketua Kopipede: Otonomi Awal Korupsi di Daerah
• Moh Farisi: Korupsi Dipicu Balas Budi Pilkada
• Pengakuan Masril di Sidang Korupsi PLTMH Batang Asai: Uang Rp 10 Juta untuk Jatah LSM dan Wartawan
"Bagaimana tanpa uang. Untuk sosialisasi kita cetak spanduk, baliho dan transportasi,"ucap Juanda.
Hal itu pun dirinya masih banyak dibantu oleh kenalan dan kader-kader partai yang dibinanya. Sehingga hal ini diakuinya mampu memangkas anggaran yang harus dikeluarkan.
Juanda juga mencontohkan bahwa politik berbiaya rendah memang bisa dilakukan melalui perwakilan. Seperti di momen pilkada, pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
"Pilkada melalui perwakilan juga tidak tidak bisa menghilangkan uang. Tetapi bisa mengurangi,"ucapnya.
Untuk kembali pada pola perwakilan, maka harus banyak merubah regulasi bahkan UU Pilkada yang ada. Jika tidak, maka Pilkada akan tetap dilakukan secara langsung. (Hendri Dunan Naris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/13032020_politisi-pkb.jpg)