Suami Isteri Bunuh Diri di Malang Tinggalkan Surat Wasiat untuk Anaknya, Ini Isi Suratnya

Suami Isteri Bunuh Diri di Malang Tinggalkan Surat Wasiat untuk Anaknya, Ini Isi Suratnya

Editor: Deni Satria Budi
kolase/istimewa
Ilustrasi. Surat wasiat sebelum gantung diri 

Suami Isteri Bunuh Diri di Malang Tinggalkan Surat Wasiat untuk Anaknya, Ini Isi Suratnya

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan suami isteri (Pasutri) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, ditemukan tewas di rumahnya, Selasa (10/3/2020).

Pasangan suami istri ini mengakhiri hidupnya dengan meninggalkan surat wasiat untuk anak-anak yang ditinggalkannya.

Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih menerangkan, korban diketahui bernama JW (42) dan isterinya bernama YI (38).

Keduanya ditemukan sekira pukul 08.30 WIB waktu setempat.

"Kami masih di tempat kejadian perkara," kata Sri ketika dikonfirmasi.

Niat Beli Cincin Nikah, Pasutri Asal Timor Leste Justru Bawa Narkoba ke Indonesia, Begini Nasibnya!

Petugas yang Menangani Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan

Maia Estianty Beri Restu Dul Jaelani Dekati Tiara Idol, Berikut 6 Faktanya!

Hingga kini polisi masih mengusut motif yang melatar-belakangi Joko dan Yuli bunuh diri.

Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 0818/08 Wagir, Kapten Inf. Sunyoto mengatakan, JW meninggal karena gantung diri, sedangkan isterinya YI diduga meminum racun.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh pihak keluarga.

"Diduga istrinya (Yuli) minum racun. Sedangkan suaminya gantung diri," ujar Sunyoto. 

Sumber Penularan Virus Corona Terhadap Pasien ke 27 Masih Misterius, 1 Pasien Meninggal Dunia

Mucikari di Karimun Jajakan 10 Gadis Belia ke Pria Hidung Belang, Segini Tarif yang Ditawarkannya

Petugas Polsek Wagir tak menemukan racun di rumah pasangan suami Istri (pasutri) asal Desa Petungrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, yang ditemukan tewas tak bernyawa di rumahnya, Selasa (9/3/2020).

"Memang saat itu ada buih di mulut YI. Tapi kondisi di dalam rumah sudah bersih. Kami cari ke tempat sampah gak temukan benda mencurigakan. Namun diduga ada ketidakharmonisan dalam keluarga," beber Kapolsek Wagir, AKP Sri Widya Ningsih, ketika dikonfirmasi.

Menurut Sri tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ini pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian YI.

"Kami juga tidak tahu karena berbuih saja. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Meninggalnya dua duanya sudah terlentang di atas lantai. Mungkin karena busa itu. Karena belum ada bukti, keduanya pakai racun apa tidak," sebut Sri.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved