Berita Nasional
Otak Licik KKB Papua Pimpinan Joni Botak, Tembak Warga Sipil, Tapi Ngaku Prajuritnya Diculik Aparat
Otak Licik KKB Papua Pimpinan Joni Botak, Tembak Warga Sipil, Tapi Ngaku Prajuritnya Diculik Aparat
"Polisi akan melakukan penegakan hukum bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran dan kehadiran aparat keamanan untuk menjamin keamanan bagi masyarakat," tegas Kombes Kamal.
Sebelumnya, KKB melalui Komandan Operasi Nasional TPNPB OPM juga menyatakan telah menewaskan pasukan keamanan Indonesia sebanyak 17 orang.
Selain itu, Lekagak Telenggen juga mengatakan bahwa ada ratusan warga Tembagapura mengungsi ke Timika akibat kontak tembak antara TNI-Polri dengan pasukan TPNPB-OPM.
• Agar Jiwa Lebih Tenang Amalkan Ibadah Puasa Senin Kamis, Simak Niat dan Tata Cara Mengerjakannya!
• Update Jumlah Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 34 Orang, 1 Meninggal Dunia
"Tidak benar berita yang menyatakan adanya aparat keamanan baik anggota Polri maupun TNI yang meninggal dalam kontak tembak di Tembagapura," kata Kamal di Jayapura, Minggu (8/3/2020), dikutip dari Kompas.
"Pernyataan Lekagak Talenggeng itu tidak benar. Memang ada anggota Brimob yang meninggal yakni Bharatu Doni Priyanto saat kontak tembak dengan KKB di Kali Kabur, Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Jumat (28/2/2020)," katanya.
Terkait mengungsinya ratusan warga yang sebelumnya bermukim di empat kampung di Tembagapura, Kamal pun membenarkannya.
• Resmikan Proyek di Batang Asai, Cek Endra Dinilai Layak Jadi Gubernur Jambi
• KPU Kota Jambi Beri Wewenang PPK untuk Wawancarai Calon PPS
Hal itu dilakukan karena ketakutan warga sehingga minta aparat keamanan memfasilitasi dan mengungsikan ke Timika.
"Sekitar 900 orang sudah mengungsi ke Timika dan mereka diangkut menggunakan bus milik PT. Freeport," kata Kamal.
Kamal mengatakan aparat keamanan akan melakukan penegakan hukum terkait aksi penyerangan yang dilakukan KKB di sekitar Tembagapura.
"Penegakan hukum dilakukan terhadap KKB yang melakukan penyerangan kepada aparat keamanan dan warga sipil," kata Kombes Kamal.
(*)
Artikel Ini Telah Tayang di Grid.Hot
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:
IKUTI FANPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK: