Terkenal di Indonesia, Ternyata Farah Quinn Pernah Sekolah di Jambi Kenang Masa Kecil: Ikut Modeling
Seperti Farah Quinn, artis dan chef internasional yang pernah bersekolah jambi mengaku kangen dengan sekolahnya itu.
"Kalau dibidang model dan kecantikan, Farah Quinn memang top. Dan menjadi juara pertama," kata Zarwanto, didampingin Kepala SMPN 7 Budianto, belum lama ini.
Selain mempunyai prestasi di bidang modeling, Farah Quinn juga mempunyai prestasi akademik yang cukup baik dan mempunyai kepribadian yang ramah kepada siapa saja.
"Saya rasa nilai akademis dia selalu dalam kategori 10 besar. Dan diapun tidak memilih teman main. Siapa saja diajaknya berteman," ujar Zaryanto dengan mimik bangga.
Kendati menjadi pesohor, Farah ternyata tidak melupakan Jambi.
Terbukti, dia menyempatkan mampir ke sekolahnya.
Bahkan, menurut laporan sekuriti sekolah waktu itu, sekolah mendapat laporan ada sekolah kedatangan perempuan cantik yang diserbu warga sekadar meminta berfoto bersama.
"Kebetulan pas dia ke Jambi sekolah kita libur. Waktu itu kan hari Minggu. Jadi dia hanya disambut sekuriti," ungkap Budianto.
Farah sendiri mengaku, hari itu dirinya memang ke Jambi mampir ke sekolahnya. Budianto mengaku bangga ada lulusannya menjadi orang ngetop, bahkan hingga ke mancanegara.
"Siapa yang tidak bangga dengan keberhasilan muridnya. Bagi guru, murid itu sudah dianggap sebagai anak sendiri. Jadi mustahil ada orangtuanya tidak bangga dengan keberhasilan anaknya, apalagi anak itu juga masih ingat dengan masalalunya," kata Budianto.
Saat ditanya apakah pihak sekolah masih mempunyai hubungan kedekatan khusus seperti masih seringnya terjalin komunikasi? Budianto hanya menjawab dengan lemparan senyum lebar dan berkata
"Kalau kami punya nomor dia, dan dia punya nomor kami, ya bisa saja terjadi komunikasi yang baik. Tetapi yang jelas dia masih ingat dengan sekolah ini dan mungkin saja dia belum melupakan para guru‑gurunya dulu," jawab Budianto. (zak/rah)
• Gara-gara Bawa 1 Butir Ekstasi, Dua Pria di Jambi Ini Terancam Penjara Lima Tahun
• Sangarnya Tim Alfa 29, Berhasil Buru Gembong Teroris, Terdiri dari 9 Anggota Batalyon 515 Kostrad