Terkenal di Indonesia, Ternyata Farah Quinn Pernah Sekolah di Jambi Kenang Masa Kecil: Ikut Modeling
Seperti Farah Quinn, artis dan chef internasional yang pernah bersekolah jambi mengaku kangen dengan sekolahnya itu.
Terkenal di Indonesia, Ternyata Farah Quinn Pernah Bersekolah di Jambi, Kenang Masa Kecilnya: Ikut Modeling
TRIBUNJAMBI.COM - Sekolah-sekolah di Jambi agaknya menyimpang kenangan khusus di mata anak didiknya yang telah tenar di pentas nasional.
Seperti Farah Quinn, artis dan chef internasional yang pernah bersekolah di SMPN 7 mengaku kangen dengan sekolahnya itu.
Dia mengaku banyak kenangan dengan sekolah yang kini menyandang sekolah unggulan di Jambi itu.
Bahkan, dia mengaku saat mengisi acara di Jambi beberapa waktu lalu, menyempatkan diri mampir ke sekolahnya itu.
Dia langsung mengenang masa-masa di sekolah yang memberinya ruang bersentuhan dengan dunia keartisan seperti modeling.
• Dulu Dianggap Bergelimang Harta, Para Artis Ini Hidup Sederhana di Desa Masih Seksi dan Paras Cantik
• Ada Apa dengan Suami Mulan Jameela? Libatkan Lagi Maia Estianty di Video Terbaru Ahmad Dhani
"Dulu iya sih waktu SMP sempat kaya ikut-ikut modeling tapi cuma suka aja, ga sampe profesional gitu," ungkapnya, awal bulan ini menjawab wawancara Tribun lewat asistennya.
Disinggung sekolahnya dulu, Farah Quinn menyatakan rasa kangennya.
"SMP 7 sudah banyak berubah sejak aku di sana dulu, aku seneng lihatnya, sudah banyak berkembang, muridnya makin banyak, kangen saaja sama SMP 7. Semoga ke depannya sekolahnya juga makin besar dan makin dikenal," doa Farah Quinn.
Selain Farah, sejumlah nama tenar lain pernah mengenyam bangku sekolah di Jambi.
Sebut saja Vindra AFI, Julian Idol dan novelis papan atas, Meilina K Tansri. Farah Quinn sendiri sebenarnya lahir di Bandung, 8 April 1980.
Dia merasakan atmosfer sekolah di Jambi tahun 1997. Kini sepak terjang ratu masak memasak itu selalu menjadi favorit teman sekolahnya, bahkan guru kelasnya.
"Kalau saya ada waktu luang dan kebetulan ada acara Farah, pasti saya menonton acaranya dia (Farah)," akui Zaryanto, Guru Biologi ditemui di sekolah.
Diceritakan Zaryanto, sewaktu artis cantik itu masih duduk di bangku sekolah, Farah memang sudah terlihat bakat dalam dunia modeling.
Kata Zaryanto, setiap ada event yang mengatas namakan perwakilan di bidang kecantikan, Farah Quinn memang selalu menjadi terpopuler dan selalu menjadi juara satu.
• Tak Tanggung-tanggung, Ini yang Didapat Juara MasterChef Indonesia Season 6 Eric Herjanto, Lengkap
• Kasus Virus Corona di Indonesia Bertambah 2 Orang, Total Ada 6 Terjangkit Covid-19, Begini Detailnya
"Kalau dibidang model dan kecantikan, Farah Quinn memang top. Dan menjadi juara pertama," kata Zarwanto, didampingin Kepala SMPN 7 Budianto, belum lama ini.
Selain mempunyai prestasi di bidang modeling, Farah Quinn juga mempunyai prestasi akademik yang cukup baik dan mempunyai kepribadian yang ramah kepada siapa saja.
"Saya rasa nilai akademis dia selalu dalam kategori 10 besar. Dan diapun tidak memilih teman main. Siapa saja diajaknya berteman," ujar Zaryanto dengan mimik bangga.
Kendati menjadi pesohor, Farah ternyata tidak melupakan Jambi.
Terbukti, dia menyempatkan mampir ke sekolahnya.
Bahkan, menurut laporan sekuriti sekolah waktu itu, sekolah mendapat laporan ada sekolah kedatangan perempuan cantik yang diserbu warga sekadar meminta berfoto bersama.
"Kebetulan pas dia ke Jambi sekolah kita libur. Waktu itu kan hari Minggu. Jadi dia hanya disambut sekuriti," ungkap Budianto.
Farah sendiri mengaku, hari itu dirinya memang ke Jambi mampir ke sekolahnya. Budianto mengaku bangga ada lulusannya menjadi orang ngetop, bahkan hingga ke mancanegara.
"Siapa yang tidak bangga dengan keberhasilan muridnya. Bagi guru, murid itu sudah dianggap sebagai anak sendiri. Jadi mustahil ada orangtuanya tidak bangga dengan keberhasilan anaknya, apalagi anak itu juga masih ingat dengan masalalunya," kata Budianto.
Saat ditanya apakah pihak sekolah masih mempunyai hubungan kedekatan khusus seperti masih seringnya terjalin komunikasi? Budianto hanya menjawab dengan lemparan senyum lebar dan berkata
"Kalau kami punya nomor dia, dan dia punya nomor kami, ya bisa saja terjadi komunikasi yang baik. Tetapi yang jelas dia masih ingat dengan sekolah ini dan mungkin saja dia belum melupakan para guru‑gurunya dulu," jawab Budianto. (zak/rah)
• Gara-gara Bawa 1 Butir Ekstasi, Dua Pria di Jambi Ini Terancam Penjara Lima Tahun
• Sangarnya Tim Alfa 29, Berhasil Buru Gembong Teroris, Terdiri dari 9 Anggota Batalyon 515 Kostrad