Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Setelah Saling Serang, Rusia-Turki Sepakati Gencatan Senjata di Idlib

Putin dan Erdogan menyepakati gencatan senjata sejak tengah malam pada Jumat setelah lebih dari enam jam diskusi di Moskwa.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
AFP/PAVEL GOLOVKIN
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjabat tangan setelah kesepakatan gencatan senjata. Kesepakatan digelar di Konferensi Pers bersama, Kremlin, Moskwa, 5 Maret 2020. 

Tapi hal itu juga menandai pertama kalinya pasukan Rusia dan Turki akan beroperasi bersama di Idlib.

Koridor keamanan di sepanjang M4, yang menghubungkan kota kedua Aleppo ke pantai melalui Idlib, akan berjalan enam kilometer jauh di utara dan selatan jalan raya.

Patroli gabungan Rusia-Turki akan beroperasi antara kota Tronba di Idlib dan sebuah desa di provinsi Latakia, di daerah kubu rezim Assad.

Erdogan memperingatkan Eropa pada Rabu (04/03/2020) bahwa mereka harus mendukung "solusi politik dan kemanusiaan Turki di Suriah" jika ingin menghindari terulangnya krisis migrasi 2015.

Ribuan imigran berkumpul di perbatasan Turki-Yunani sejak Erdogan memberi mereka lampu hijau untuk mencoba memasuki Eropa, yang akhirnya menyebabkan bentrok dengan polisi Yunani.

Turki menampung sekitar 3,6 juta pengungsi dari Suriah - dan ratusan ribu dari tempat lain.

Langkah Erdogan telah memicu kekhawatiran di Eropa akan gelombang masuknya imigran baru.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia-Turki Sepakati Gencatan Senjata di Idlib", https://www.kompas.com/global/read/2020/03/06/131411870/rusia-turki-sepakati-gencatan-senjata-di-idlib?page=all#page2.
Penulis : Miranti Kencana Wirawan
Editor : Miranti Kencana Wirawan

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved