Pernikahan Batal! Penghulu Syok Tahu Mempelai Pria Ternyata Wanita, Curigai Suara Calon Pengantin
Sehari sebelum hari H, sebelum acara temu keluarga berlangsung, sang mempelai "laki-laki" dipaksa diperiksa di bidan desa, dan benar saja.
TRIBUNJAMBI.COM - Pernikahan Batal! Penghulu Syok Tahu Mempelai Pria Ternyata Wanita, Curigai Suara Calon Pengantin.
Satu lagi pernikahan viral yang terjadi di dunia. Kali ini pernikahan ini sampai membuat syok penghulu yang akan menikahkan.
Bagaimana tidak, penghulu tampak dikagetkan dengan kenyataan bila mempelai pria ternyata seorang perempuan.
Sehari sebelum hari H, sebelum acara temu keluarga berlangsung, sang mempelai "laki-laki" dipaksa diperiksa di bidan desa, dan benar saja.
Ternyata berjenis kelamin perempuan.
TE (15), warga Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, batal melangsungkan pernikahan.
• Ngotot Ajak Cerai, Borok Kiwil Dibongkar Meggy Wulandari: Minta Dilayani Terus, Seks Jadi Prioritas!
• Tumbuh Kumis dan Brewokan? Bentuk Wajah Asli Lucinta Luna Dipenjara Bocor, Pakaian Pacar Abash Beda
• Surat Terlarang Reino Barack ke Luna Maya Sebelum Memilih syahrini, Sosok Ini Ungkap Sebenarnya.
• Nasib Pesta Pernikahan Jessica Iskandar dan Richard Kyle, Banyak Tamu Tak Datang hingga di Cancel
Pasalnya, mempelai pria yang selama ini ia impikan untuk jadi suaminya, NI (25) ternyata adalah seorang wanita.
Kejadian itu terungkap setelah keluarga TE curiga kepada NI saat akan melamar anaknya.
Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andrian mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (31/8/2019).
Mulanya keluarga TE curiga kepada NI karena suaranya yang mirip dengan perempuan.
Keluarga dari TE memutuskan untuk bertemu dengan NI.
Dalam pertemuan itu disepakati oleh kedua keluarga untuk memeriksa NI ke bidan.
"Setelah di bidan baru diketahui kalau NI adalah perempuan yang menyamar sebagai laki-laki," kata Alex, Minggu (1/9/2019).
Mengetahui hal itu, keluarga TE membatalkan rencana lamaran anaknya.
Dari keterangan yang didapat, TE mengenal NI melalui media sosial.
Setelah merasa cocok, keduanya memutuskan untuk menikah.
"Antara korban sempat bertemu dengan NI beberapa kali, tapi TE tidak menaruh curiga. Sehingga korban mau dilamar oleh NI. Korban tak mengetahui kalau itu adalah perempuan," ujarnya.
Kabar batalnya pernikahan NI dan TE viral di media sosial Instagram dengan akun @baturajatoday yang diunggah pada Sabtu (31/8/2019) pukul 10.03.
Akun itu mengunggah satu foto dan dua video soal batalnya pernikahan tersebut.

Akun itu juga menuliskan bahwa kejadian itu berlangsung sehari sebelum prosesi akad pernikahan.
Berikut tulisan di akun tersebut.
Nyamar jadi laki-laki. Tenda sudah dipasang, keluarga sudah siap bertemu.
Sehari sebelum hari H - tepatnya hari ini, sebelum acara temu keluarga berlangsung, sang mempelai "laki-laki" dipaksa diperiksa di bidan desa, dan benar saja. Ternyata berjenis kelamin perempuan.
Untung belum terjadi akad.
Si Pelaku sudah diamankan di Polsek Semidang Aji Laporan masuk.