Pencuri Kucing di Jambi Diseret-seret Cewek Cantik ke Kantor Polisi, Terjebak Postingan di Facebook
Awalnya, mereka janji bertemu di Taman Remaja. Namun rencana berubah, sehingga keduanya sepakat bertemu di Simpang Kawat.
Awalnya, mereka janji bertemu di Taman Remaja. Namun rencana berubah, sehingga keduanya sepakat bertemu di Simpang Kawat.
TRIBUNJAMBI.COM - Nasib apes nasib dialami pemuda di Jambi ini.
Dia diseret-seret cewek cantik gara-gara menjual kucing curian di Facebook.
Akhirnya dia berurusan dengan hukum.
Cerita ini bermula dari pemuda AL (18) mengunggah foto kucing dan menjualnya di grup Facebook.
• Nasib Pesta Pernikahan Jessica Iskandar dan Richard Kyle, Banyak Tamu Tak Datang hingga di Cancel
• Sempat Dikepung Warga Saat Penyelidikan, Anggota KPK Digelandang ke Mapolsek, Disangka Pencuri
• Misteri Susi Susanti Pensiun dari Bulu Tangkis di Usia 27 Tahun, Tak Ada yang Menduga Kejadian Ini
Kucing hasil curian bersama rekan-rekannya itu diunggah di sebuah grup Facebook.
Dalam sidang pengadilan jaksa penuntut umum mengatakan MA bersama tiga temannya, DA, RO dan KE berkumpul di pos.
DA berencana akan mengambil kucing Persia Himalaya di Lorong 2 dan menyuruh AL berjaga-jaga di sekitar lokasi.
Pada Sabtu (25/8/2019), sekira pukul 00.30 WIB, DA, RO dan KE mendatangi rumah Dhea (korban, red) dengan cara memanjat pagar rumah.
Mereka kemudian mencuri kucing Persia Himalaya beserta kandangnya bewarna ungu milik Dhea, yang saat itu berada di samping rumah.
Setelah mengambilnya, DA meyerahkan hasil curiannya kepada RO dan KE agar disimpan sebelum menjualnya.
Menyadari kucingnya hilang, Dhea langsung melaporkannya ke Polsek Jelutung.
Selanjutnya, jaksa menghadirkan empat saksi untuk memberikan keterangan. Di antaranya, Dhea, Nadia, Sella dan Yolan.

Dalam keterangannya, Dhea mengatakan mendapati kucing kesayangannya itu di sebuah postingan di sebuah grup di facebook.
"Di grup itu, saya tengok, bentuknya mirip dengan kucing saya. Habis itu, saya coba tanya," ujar Dhea.
Melalui pesan WhatsApp dari nomor yang tertera di postingan, Dhea mengaku tertarik dengan kucing itu dan membuat janji bertemu.
Awalnya, mereka janji bertemu di Taman Remaja.
Namun rencana berubah, sehingga keduanya sepakat bertemu di Simpang Kawat.
Saat itulah, Dhea melihat hewan yang akan dijual tersebut persis dengan kucingnya yang hilang.
“Sama persis, Pak. Dari ciri-ciri kucing, warna kandang, itu sama seperti milik saya. Pas itu, dia mau jual Rp 1,5 juta bisa nego, makanya kami ajak ketemu,” ujarnya.
Tak menunggu lama, Dhea yang saat itu bersama teman-temannya merasa kesal. Mereka lantas menyeret AL ke dalam mobil dan membawanya ke Polsek Jelutung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Akibatnya, terdakwa diancam pidana dalam Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP tentang Pencurian. Sidang pun akan dilanjutkan Kamis (18/10) dengan agenda tuntutan dari JPU.
Pencuri kucing di Sumsel
RS (23 tahun), warga Dusun IV Desa Belatung Kecamatan Lubukbatang, Kabupaten OKU, ditangkap polisi karena diduga mencuri dua kucing persia.
• 6 Update Pernikahan Jessica Iskandar, Virus Corona Hingga Nia Ramadhani & Gisel Coba Gaun Ini
• Pengakuan Terlarang Jessica Iskandar Soal Kejahatannya ke Richard Kyle, Mulai Selingkuh hingga Mabuk
Kapolsek Lubukbatang AKP Ujang Abdul Aziz SH membenarkan, polisi sudah mengamankan tersangka berikut barang buktinya.
Menurut Kapolsek, pelaku ditangkap saat sedang santai didepan rumahnya Kamis (9/1/2020).
Kronologi penangkapan, polisi mendapat info tentang keberadaan tersangka, langsung memerintahkan Kanit Reskrim dan Unit Timsus Polsek Lubuk Batang untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaku.
Sebelum ditangkap polisi mendapat informasi bahwa tersangka yang diduga telah mencuri dua ekor kucing parsia itu berada di rumahnya di Dusun IV Desa Belatung.
Selanjutnya sekitar pukul 19.00 anggota Polsek Lubukbatang yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Thomson Angka Wibawa SH dan Katimsus Aiptu Rudy Mayzar bersama anggota meluncur ke alamat tersangka.
Tanpa adanya perlawanan berarti pelaku langsung ditangkap. Didepan polisi, tersangka mengakui perbuatannya.
Selanjutnya pelaku beserta barang bukti langsung diamankan di Mapolsek Lubukbatang untuk penyidikan lebih lanjut.
Terungkap dihadapan polisi, tersangka sudah dua kali melakukan pencurian kucing persia, pertama pada tanggal 29 Oktober 2019, pukul 20.00.
Bulan berikutnya tepatnya tanggal 10 November 2019 dijam yang sama pelaku kembali mencuri kucing jenis yang sama dengan korban berbeda.
• 5 Artis Era 1990-an yang Masih Tampil Kencang dan Segar, dari Meriam Bellina s/d Bella Saphira
• Kisah Meriam Bellina Gagal Jadi Pramugari Garuda Indonesia karena Kabur Kelas 2 SMA, Merinding
Aksi pencurian itu semuanya dilakukan di Dusun IV Desa Belatung Kecamatan Lubukbatang Kabupaten OKU.
Kasus pencurian itu kemudian dilaporkan oleh dua korban masing-masing atas nama Heryadi Bin Supawi (36) dan Jumadi bin Saeful (40).Akibat pencurian itu kedua korban sama-sama mengaku mengalami kerugian Rp 3000.000.
Polisi juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) ekor Kucing jenis Persia warna abu - abu milik Pelapor Heryadi dan 1 ( satu) ekor Kucing jenis Persia warna hitam milik Pelapor Jumadi.
Pelaku sudah diamankan di Polsek Lubukbatang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
• Link 10 Cerita Horor yang Cocok Menemani Malam Jumat, KKN di Desa Penari Sampai Sewu Dino
• Cerita Horornya Keluarga Cipto Gak Ketulungan, Lidah Perempuan Menjulur Keluar (Sesajen)