Begini Kronologi Kasus Pengeroyokan di SMAN Titian Teras Jambi

Polisi lakukan pemeriksaan kasus dugaan pengeroyokan antara junior dan senior yang terjadi di SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Samsul Bahri
Polres Muarojambi selidiki kasus pengeroyokan di SMAN Titian Teras. 

Begini Kronologi Kasus Pengeroyokan di SMAN Titian Teras Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Polisi lakukan pemeriksaan kasus dugaan pengeroyokan antara junior dan senior yang terjadi di SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi.

Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto mengakui adanya kejadian tindak pidana kekerasan terhadap anak pada Minggu (1/3) sekira pukul 20.30 WIB. Kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi.

"Awal mulanya saat korban AF sedang berada di asrama yang kemudian diajak pergi oleh Akbar yang merupakan teman sekolahnya untuk mengikuti pembelajaran di kelas," jelas Kapolres, Jumat (6/3).

Ini Permintaan Orangtua ke Sekolah yang Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di SMAN Titian Teras

Polwan Berdatangan ke SMAN Titian Teras, Wartawan Belum Diizinkan Masuk

VIDEO: Penampakan Area Kabah Kosong Dampak Virus Corona

Setelah itu, kata Kapolres saat korban dan Akbar berjalan menuju kelas yang dimaksud tiba-tiba dari kejauhan kira 20 meter terlihat pelaku sedang berjalan dengan 6 orang lainnya. Setelah itu kemudian tiba-tiba pelaku berinisial F memanggil korban dari arah kantor TU dengan berkata tak pantas.

"Ucapan itu dengan nada keras dan kemudian saat itu korban berhenti berjalan dan tiba-tiba pelaku F berlari dan mendekati korban dan saat sudah berhadapan dengan korban pelaku F berkata 'Kau yoh yang mukul aku kemarin' yang kemudian pelaku F langsung memukul dada korban," katanya.

"Kemudian saat itu pelaku F berkelahi dengan korban yang menyebabkan korban terjatuh dan terduduk di atas tanah yang tidak lama kemudian korban sempat sadar dan tiba-tiba pingsan tidak sadarkan diri dan berdasarkan keterangan Akbar, bahwa Akbar melihat saat korban dikeroyok oleh para pelaku yaitu F, A, ABR, G, UW, Z, dan FQN," terangnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved