Warga Kota Jambi Mengeluh Buat KK Lama, Bayar Rp 100 Ribu Langsung Jadi

Warga Kota Jambi mengeluhkan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi.

Tribun Jambi/Mareza Sutan A J
Suasana di Dinas Dukcapil Kota Jambi 

Warga Kota Jambi Mengeluh Buat KK Lama, Bayar Rp 100 Ribu Langsung Jadi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Kota Jambi mengeluhkan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi.

Pasalnya, sudah satu minggu pencetakan Kartu Keluarga (KK) belum juga rampung.

Satu di antara warga yakni Muhammad Harahap. Warga RT 11, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura ini menuturkan, dirinya mengajukan pencetakan KK baru melalui UPTD Kecamatan Telanaipura pada Jumat 21 Februari 2020 lalu.

"Di sana petugas menyebut bahwa KK bakal rampung dalam 5 hari kerja. Jadi, petugas meminta kembali pada Jumat depan. Tepatnya hari ini," ujarnya, Jumat (28/2).

BREAKING NEWS Lokasi Perawatan Pasien Suspect Corona di Bungo, Warga Tak Perlu Khawatir

Zainal Abidin Minta Anggota DPRD yang Terlibat Suap Ketuk Palu Segera Ditetapkan Tersangka

Kerap Pamer Senjata Api di Warung Nasi, Tak Lama Kusnadi Dilumpuhkan Polisi

Ia melanjutkan, sekita pukul 09.00 WIB, dirinya mendatangi UPTD Kecamatan Telanaipura untuk mengambil KK tersebut. Saat itu, katanya petugas mengatakan bahwa KK-nya belum dicetak.

"Di situ saya komplain kenapa KK saya belum jadi. Mereka bilang kalau mau komplain langsung ke Disdukcapil. Karena pencetakannya dilakukan di sana bukan di kecamatan," keluhnya.

Dari situ, ia beranjak ke Disdukcapil Kota Jambi. Setibanya di sana ia mendatangi tempat pelayanan. Namun, petugas di sana tidak melayani dengan alasan resi yang diajukan adalah resi dari UPTD bukan resi langsung dari Dukcapil.

"Saya sudah jelaskan juga ke petugasnya bahwa saya mengurus di kecamatan minggu lalu. Tapi tidak direspon," ujarnya.

Ia kecewa dengan pelayanan yang diberikan Disdukcapil kepada dirinya.

Sementara, Astari warga Kelurahan Telanaipura Kecamatan Telanaipura menuturkan, belum lama ini dirinya melakukan pencetakan KK. Namun melalui perantara.

"Sehari siap. Tapi saya bayar Rp 100 ribu kepada perantara itu," ujarnya.

Ia menyebut, dirinya belum memiliki waktu untuk mengurus dokumen kependudukan keluarganya lantaran kerja.

"Ternyata ada orang yang bisa mengurus ini. Dan saya juga bersedia walau harus bayar. Tapi memang sehari langsung siap apa yang saya inginkan itu," ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Disdukcapil Kota Jambi belum bisa dikonfirmasi mengenai masalah ini. (*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved