24 Desa di Tanjab Timur Tak Ada Sinyal Telepon, Berikut Daftar yang Dirilis Kominfo

Dinas Kominfo Tanjabtim mencatat terdapat 24 titik desa yang masuk kategori blank spot.

24 Desa di Tanjab Timur Tak Ada Sinyal Telepon, Berikut Daftar yang Dirilis Kominfo
Panduan Android
Ilustrasi sinyal smartphone 

24 Desa di Tanjab Timur Tak Ada Sinyal Telepon, Berikut Daftar yang Dirilis Kominfo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Kominfo Tanjabtim mencatat terdapat 24 titik desa yang masuk kategori blank spot, sejauh ini hanya satu kecamatan yang terlayani jaringan secara maksimal. 

Dalam upaya peningkatan pelayanan dan perluasan jaringan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanjabtim akan bekerjasama dengan pihak provider jaringan guna penambahan dan memperluas jangkauan jaringan seluler.

Pada tahun 2020 ini, terkait sinyal ataupun jaringan di Tanjabtim, masih terdapat sebanyak 24 titik yang berada di desa-desa belum terjangkau jaringan seluler atau masuk kategori (blank spot).

Pembangunan Jembatan Nipah-Sadu Dilanjutkan hingga 2021, Pemkab Tanjab Timur Anggarkan Rp 148,6 M

Warga Kota Jambi Mengeluh Buat KK Lama, Bayar Rp 100 Ribu Langsung Jadi

Dewan Sinyalir Ada Pihak yang Mengendalikan Proyek-proyek di Jambi

Adapun untuk titik blank spot tersebut sebarannya kini berada di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjabtim. Artinya hanya ada satu kecamatan yang telah merasakan dan terlayani jaringan seluler sepenuhnya.

Berdasarkan data dari Diskominfo Tanjabtim, sebaran desa dan kelurahan yang belum  terjangkau jaringan seluler diantaranya berada di Kecamatan Muara Sabak Timur terdapat Empat Desa, Geragai dengan Dua Desa, Mendahara Tiga Desa, Rantau Rasau Empat Desa, Dendang Dua Desa, Kuala Jambi Dua Desa, Berbak Satu Desa, Sadu Tiga, Nipah Panjang Tiga Desa dan Kecamatan Muara Sabak Barat Satu Kelurahan.

"Saat ini terdapat satu Kecamatan di Tanjabtim yang sepenuhnya telah terjangkau jaringan seluler khususnya telekomunikasi, yaitu di Kecamatan Mendahara Ulu," ujar Herman Toni Kepala Diskominfo Tanjabtim.

Terkait hal itu, Kepala Diskominfo Tanjabtim juga menargetkan di tahun 2020 sampai dengan tahun 2021 perluasan dan penambahan jaringan seluler ke desa - desa akan segera dituntaskan.

Terkait hal tersebut pemda akan melakukan kerja sama dalam pemerataan ini, khususnya dengan pihak provider. Karena dalam hal perluasan jaringan tentu di butuhkan pembangun tower. 

"Tower sendiri hanya dapat dibangun oleh pihak perusahaan, dikarenakan anggaran dari APBD tidak ada untuk pembangunan tower. Oleh karena itu, Diskominfo akan mengajukan proposal kerja sama untuk perluasan jaringan seluler yang ada di Kabupaten Tanjabtim," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved